MEMPERKENALKAN toko situ Bagendit sebagai media pembelajaran bagi anak tunarungu

Pranajaya, Indra (2004) MEMPERKENALKAN toko situ Bagendit sebagai media pembelajaran bagi anak tunarungu.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pada kegiatan belajar mengajar di SLB-B bagian tunarungu Khususnya YPLAB Lembang Jawa Barat, sarana penunjang dalam pembelajaran pengenalan visual masih terbatas belum adanya media pendukung seperti alat peraga atau alat bantu untuk memudahkan sistem pembelajaran, media yang telah digunakan untuk memudahkan pembelajaran seperti media gambar yang telah dirancang dan tersusun berbentuk puzle dan gambar tersebut merupakan suatu pendukung dalam pembelajaran yang sifatnya menjelaskan teori agar anak-anak tunarungu bisa lebih mengerti dan jelas apa yang dipelajarinya, pada penyampaian teori mata pelajaran yang disampaikan pengajar kepada anak-anak tunarungu harus diawali dengan bahasa isyarat tangan yang telah ditetapkan. Sehingga anak-anak tunarungu akan mengerti apa yang akan dipelajari sekarang ini. Pada saat ini cara menyampaikan materi pada anak –anak tunarungu di sekolah luar biasa dengan menggunakan Metode Oral, yaitu berhadapan langsung dengan anaknya. dengan cara menggunakan bahasa isyarat teman-temannya, karena berkomunikasi dengan teman-temannya lebih terarah dan saling mengerti satu sama lain dan metode Komunikasi total (Komtal) merupakan konsep yang bertujuan mencapai komunikasi yang efektif antara sesama tunarungu ataupun kaum tunarungu dengan lingkungannya dengan menggunakan media berbicara, membaca bibir, mendengar,dan berisyarat secara terpadu. Ketersediaan alat peraga pendidikan moral dapat menimbulkan dalam memudahkan cara belajar dalam menyampaikan informasi untuk anak-anak tunarungu, Selain itu alat peraga haruslah dapat mewakili pada media yang mudah dimengerti dan dipahami, alat peraga yang akan dirancang disesuaikan dengan karakter visual anak-anak, juga media pendidikan disesuaikan dengan kurikulum pendidikan Moral SLB-B YPLAB bagian tunarungu, alat peraga pendidikan ini tentang penyampaian pesan visual dengan tokoh situ bagendit sebagai interaksinya dengan visual cerita bergambar dengan sifat masing-masing untuk menyampaikan pendidikan moral pada anak-anak tunarungu. Pada perancangan media alat peraga pendidikan Moral ini materi pesan yang akan disampaikan yaitu, Pendidikan moral tentang kerjasama, rela berkorban, berterus terang, keikhlasan, tenggang rasa, persamaan derajat, kekeluargaan, keberanian, ketekunan dan pendidikan tentang tolong menolong. Perancangan Alat peraga pendidikan ini merupakan suatu kegiatan penyampaian pesan dan informasi masalah pendidikan moral pada target sasaran anak-anak tunarungu, dengan di pergunakannya media alat peraga tersebut diharapkan dapat mencapai tujuan yang ingin dicapai penulis sehingga terlaksananya media alat peraga pendidikan, dengan media Multimedia Interaktif (Multimedia Off line) “Multimedia interaktif merupakan cara penyajian dan penyampaian informasi secara menarik dan komunikatif, karena dengan multimedia kita dapat memadukan suara,gambar Video teks dan grafik menjadi satu kesatuan. Sehingga informasi yang disajikan/ disampaikan akan lebih mudah diserap dan mengerti”. Pada perancangan alat peraga pembelajaran pada anak-anak tunarungu dengan bantuan visal tokoh situ bagendit yaitu, Nyai Endit, Abah Baged, Amin dan Mi’un. sebagai interaksinya dengan gaya kartun/ Cerita bergambar, yang diambil karakteristik visual dan sifatnya yang bernilai positif untuk pendidikan moral. Tema yang dipakai dalam perancangan media peraga ini yaitu : “Media Pembelajaran yang lebih praktis dan lebih efektif dengan visual kartun yang dapat menarik minat belajar ” dengan pembelajaran ini dengan “Memperkenalkan Tokoh Situ Bagendit Sebagai Media Pembelajaran Bagi Anak Tunarungu”. Dengan visual kartun untuk pendidikan moral. Tujuan komunikasi pada perancangan media yaitu: Membuat alat peraga / alat Bantu untuk pembelajaran untuk memudahkan sistem pembelajaran di sekolah luar biasa bagian tunarungu. Pembelajaran ini tentang pendidikan moral pada anak-anak tunarungu. Dengan media pembelajaran Multimedia Interaktif dengan fasilitas interaktif, karakteristik visual tokoh situ bagendit yang memiliki gaya dan kesan yang disesuaikan dengan karakter media pendidikan. Bentuk visualnya ditampilkan berupa gambar bercerita 2 dimensi

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual > 2004
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:40
Last Modified: 16 Nov 2016 07:40
URI: http://repository.unikom.ac.id/id/eprint/4936

Actions (login required)

View Item View Item