DESAIN COVER PADA MAJALAH BUAH HATIKU-EXPANSIVE

Egih Nugraha, Muhamad (2007) DESAIN COVER PADA MAJALAH BUAH HATIKU-EXPANSIVE.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Di saat dunia memasuki era teknologi, maka zaman pun telah mengisyaratkan suatu penawaran untuk memperluas tatapan cakrawala. Kecendrungannya, masyarakat dituntut mengerti situasi dan kondisi sezaman, serta mampu melihat lajunya perkembangan komunikasi. Adanya identitas komunikasi sebagai buah pikir manusia lewat pola-pola lama, seperti bunyi, nada, isyarat gerak, gambar, lambang atau simbolisasi, kini telah berubah arah dengan digerakan oleh lajunya perkembangan teknologi. Tentunya dengan adanya perubahan ini akan pula mempengaruhi dimensi kerangka pandang dalam kehidupan berbudaya. Dengan fenomena seperti diatas, persoalan-persoalan hakiki manusia yang ingin disampaikan lewat ekspresi media senipun, pada akhirnya akan sangat terpengaruh pula oleh perkembangan teknologi tersebut. Banyak sekali perusahaan-perusahaan yang kurang berkembang ataupun yang sudah berkembang ingin memasarkan produk-produknya melalui berbagai media massa cetak maupun media elektronik. Dengan demikian peranan media massa sangat berpengaruh terhadap perkembangan periklanan dalam bidang komunikasi, yang dapat disebut sebagai “komunikasi grafis”. Komunikasi Grafis merupakan bidang profesi yang berkembang sangat pesat sejak Revolusi Industri (abad ke-19) saat mana informasi melalui media cetak makin luas digunakan dalam perdagangan (iklan, kemasan), penerbitan (majalah, koran, buku) dan informasi seni budaya. Perkembangan bidang ini erat hubungannya dengan meningkatnya kesadaran akan manfaat yang dapat dipetik dari kejituan penyampaian informasi pada masyarakat. Perkembangan di atas juga dipacu oleh kesadaran yang makin tinggi pada efektivitas bahasa rupa (visual) dalam komunikasi masa kini. Bila pada awal munculnya mesin cetak abad ke-15 istilah bidang ini adalah “graphic arts” yang masih dikonotasikan dengan seni, maka abad ke-20 istilahnya menjadi “graphic communication” atau juga “visual communication”. Hal ini menggambarkan peranan komunikasi sebagai kunci profesi dalam bidang ini. Seiring dengan hal tersebut di atas, maka saat ini banyak sekali bermunculan perusahaan-perusahaan yang bergerak di dunia grafis dan khususnya bergerak di bidang advertising, baik yang bertaraf lokal maupun nasional. Hal ini dipicu oleh meningkatnya permintaan masyarakat akan bisnis jasa media massa.

Item Type: Article
Subjects: Laporan Kerja Praktek > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual > 2007
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:46
Last Modified: 16 Nov 2016 07:46
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/10248

Actions (login required)

View Item View Item