PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALGORITMA ROBOT CERDAS PEMADAM API DIVISI SENIOR BERKAKI ( Tarantula-116 )

Laiya, Novita (2009) PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALGORITMA ROBOT CERDAS PEMADAM API DIVISI SENIOR BERKAKI ( Tarantula-116 ).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Berkembangnya robotik saat ini merupakan effek dari perkembangan teknologi yang semakin pesat dengan diiringi perkembangan ilmu pengetahuan. Teknologi robotika merupakan salah satu sarana yang dapat membantu perikehidupan manusia sehari-hari, salah satunya adalah robot otomatis yang dapat memadamkan api Dalam hal ini penyusun akan merancang dan implementasi Algoritma Robot Cerdas Pemadam api divisi senior berkaki (Tarantula-116) yang dapat bergerak dengan stabil, cepat menemukan titik api dan memadamkannya, dan kembali ke start dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Untuk membangun sebuah robot cerdas pemadam api yang handal, perlu mempertimbangkan komponen-komponen yang akan digunakan seperti mikrokontroler, sensor-sensor, aktuator-aktuator dan rangka yang tepat sesuai dengan kondisi arena. Pada kasus ini digunakan Scenix SX48BD yang mempunyai frekuensi 70MHz. Sensor ultrasonik PING))) digunakan untuk melakukan navigasi di lorong dan ruangan. Pendeteksian keberadaan api dalam suatu ruangan menggunakan sensor UVtron yang akan menangkap pancaran ultraviolet dari api lilin, sedangkan untuk mendapatkan letak titik api lilin digunakan UVtron konfirmasi yang digabungkan dengan fototransistor. Untuk kontrol kecepatan putaran roda digunakan MMBE. Dalam penggunaan algoritma gerak robot, jarak aman agar robot tidak menabrak dinding adalah 10 cm sampai dengan 15cm, Penggunaan algoritma susur dinding kanan dan kiri dengan jarak kostan 15 cm ke arah kanan dan kiri dapat menghasilkan gerak robot yang lurus di tengah lorong. Uji coba keseluruhan algoritma yang dirancang membuktikan bahwa tingkat keberhasilan robot dalam melakukan aksi pencarian dan pemadaman api di arena lapangan sebesar 87,5 % dengan range tegangan terukur untuk mikrokontroler 8,4 V �¢���� 7.8 V dan range tegangan terukur untuk motor 11,4 V �¢���� 10,5 V. Range tegangan tersebut merupakan batasan tegangan yang di gunakan.

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Komputer > Sistem Komputer > 2008
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Komputer (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:49
Last Modified: 16 Nov 2016 07:49
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/12439

Actions (login required)

View Item View Item