PENGARUH PENJUALAN TEH TERHADAP BREAK EVEN POINT (BEP) PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII (PERSERO)

Wahyuningsih, Enik (2009) PENGARUH PENJUALAN TEH TERHADAP BREAK EVEN POINT (BEP) PADA PT. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII (PERSERO).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dalam Penjualan yang tinggi merupakan salah satu tujuan yang hendak dicapai perusahaan. Namun hal ini untuk mencapai kearah tersebut banyak hal yang menjadi sub-sub permasalahannya yang hendak kita perhitungkan salah satunya Perhitungan Break Even Point. Yang menjadi titik dimana perusahaan tidak memperoleh keuntungan dan juga tidak mengalami kerugian untuk memperoleh Break even point terdapat variabel-variabel yang berhubungan bahkan mempengaruhi secara langsung terhadap Perhitungan Break Even Point. Variabel-variabel tersebut salah satunya adalah penjualan. Penelitian yang dilakukan pada PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero) ini bermaksud untuk mengetahui perkembangan perjualanan dan perkembangan Break Even Point serta untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang ditimbulkan penjualan terhadap Break Even Point pada PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero). Metode Penelitian yang penulis gunakan dalam penyusunan skripsi ini adalah metode Deskriptif Kuantitatif yakni pendekatan ilmiah terhadap pengambilan keputusan manajerial dan ekonomi, dimana pendekatan ini terdiri atas perumusan masalah, menyusul model, mendapatkan data, mencari solusi, menguji solusi, menganalisa hasil dan mengimplementasikan hasil. Hasil pengujian hipotesis yang berdasarkan analis regresi, korelasi dan teterminasi dari penelitian yang dilakukan pada PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero) menghasilkan persamaan regresi Y = -174709,86 + 1,613 X dengan nilai korelasi r = 0,952 yang artinya adalah bahwa nilai korelasinya sebesar 0,952 yang berarti pengaruh penjualan Terhadap Break Even Point pada PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero) sangat kuat dan nilai koefisien determinasinya sebesar KD = 90,6% berarti pengaruh penjualan terhadap Break Even Point lebih dari sedangkan sisanya sekitar 9,4% di pengaruhi oleh faktor lainnya. Dan hasil pengujian hipotesis menyatakan bahwa, Pengaruh Penjualan Terhadap Break Even Point adalah signifikan, hal itu terlihat bahwa t hitung lebih besar dari t tabel (t hitung 5,366 > t tabel 2,353) Maka variabel bebas signifikan terhadap variabel terikat. Berdasarkan hasil penelitian maka dapat disimpulkan bahwa penjualan berpengaruh terhadap Break Even Point pada PT. Perkebunan Nusantara VIII (Persero).

Item Type: Article
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2008
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:49
Last Modified: 16 Nov 2016 07:49
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/12891

Actions (login required)

View Item View Item