Pengembangan Budidaya Lebah Madu Di Desa Sindangkerta, Cipatujah Tasikmalaya

Safaria Nilawati, Tina (2012) Pengembangan Budidaya Lebah Madu Di Desa Sindangkerta, Cipatujah Tasikmalaya.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Desa Sindangkert sebagai daerah budidaya lebah madu berdasarkan pada kelayakan ekologis, social, dan ekonomi, serta prospek pengembangannya. Penelitian dilakukan pada bulan Juni sampai Desember 1999. Metode yang digunakan adalah survei, angket, wawancara, dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan fisik Desa Sindangkerta mampu mendukung peningkatan produksi madu. Tanaman penghasil pakan lebah madu di Desa Sindangkerta adalah tanaman kelapa, karet, cengkeh, padi, buah-buahan, randu, ketapang, mengkudu, dan tumbuhan herba. Berdasarkan aspek social, seluruh responden berminat untuk mengusahakan budidaya lebah madu ini. Tingkat pengetahuan penduduk terhadap budidaya lebah madu masih pada taraf tradisional dengan katagori 54,5% tahu dan pernah mencoba, 18,2% tahu tetapi tidak pernah mencoba, dan 27,3% tidak tahu sama sekali. Madu yang dihasilkan peternak masih rendah yaitu 0,7 botol per stup per panen. Untuk mencapai kelayakan ekonomi, peternakan-peternakan tersebut harus meningkatkan produksi madunya menjadi 1 botol per stup per panen. Kualitas madu telah memenuhi syarat mutu madu berdasarkan Standar Nasional Indonesia tahun 1994. Jumlah stup minimal yang harus dimiliki satu keluarga untuk mendapatkan keuntungan adalah 6 buah. Beberapa kendala dalam pengembangan perlebahan di Desa Sindangkerta antara lain: pemeliharaan lebah belum dilakukan secara intensif, cara pemeliharaan dan panen masih sederhana, pengetahuan peternak tentang hama dan penyakit minim, pemasaran tidak lancar, tidak ada modal untuk pengembangan, serta tidak ada kerjasama dengan instansi terkait. Usulan untuk pengembangan perlebahan adalah perbaikan cara pemeliharaan (penempatan stup stup, penggunaan kotak standar berbingkai, pemeriksaan yang intensif, dan cara pemanenan) serta pembentukan kelompok peternak yang dapat memfasilitasi pelatihan, bantuan, dan menampung hasil madu anggota-anggotanya.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Natural Sciences > Biology > 2000
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:36
Last Modified: 16 Nov 2016 07:36
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/1312

Actions (login required)

View Item View Item