Isolasi dan Penapisan Jamur Penghasil Glukoamilase I dari Limbah Tapika untuk Produksi Glukosa Cair dari Substrat Pati Mentah Ubi Jalar (Ipomoea batatas Lenk.) dan Ganyong (Canna edulis Kerr.)

R, and Dewi Indriani, Ine (2001) Isolasi dan Penapisan Jamur Penghasil Glukoamilase I dari Limbah Tapika untuk Produksi Glukosa Cair dari Substrat Pati Mentah Ubi Jalar (Ipomoea batatas Lenk.) dan Ganyong (Canna edulis Kerr.).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Telah dilakukan isolasi dan penapisan jamur penghasil glukoamilase I dari limbah tapioka, untuk produksi glukosa cair dari substrat pati mentah ubi jalar dan ganyong. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan isolat jamur terbaik yang mampu mengurai pati mentah terbaik dan penghasil glukosa cair terbaik dari substrat pati mentah ubi-ubian. Isolat tersebut ditapis melalui tiga tahap, tahap pertama adalah penumbuhan jamur pada medium agar toge dengan penambahan pati mentah sebanyak 2% b/v; tahap kedua dengan penambahan pati mentah 5% b/v, dan tahap ketiga, penumbuhan jamur pada medium cair berisi medium minimal dengan penambahan pati mentah sebanyak 5% b/v. Pada tahap ketiga ini dilakukan pengukuran berat kering sel jamur, kadar glukosa, aktivitas enzim glukoamilase, dan pengukuran pH setiap 24 jam selama enam hari. Isolat jamur yang diperoleh sebanyak 19 isolat, namun yang dapat melalui tahap penapisan sebanyak 6 isolat, yaitu isolat A, C1, C3, P1, P5 dan isolat Y. Keenam isolat ini masing-masing diinokulasikan pada substrat dedak padi (koji) pada pH 4,5 dalam bentuk suspensi spora. Selanjutnya dilakukan elektroforesis SDS Page, pengukuran aktivitas enzim glukoamilase dan protease setiap 12 jam selama empat hari dari hasil ekstrak koji yang telah ditumbuhi jamur. Aktivitas glukoamilase dari isolat A, C1, C3, P1, P5 dan isolat Y pada substrat dedak padi secara berturut-turut adalah sebesar 1,984 unit/mL pada jam ke-72; 1,194 unit/mL pada jam ke-72; 1,099 unit/mL pada jam ke-60; 1,140 unit/mL pada jam ke-60; 0,914 unit/mL pada jam ke-60; dan 1,346 unit/mL pada jam ke-72. Ekstrak kasar enzim yang dihasilkan oleh isolat A, C1 dan isolat P1 digunakan untuk proses penguraian pati mentah dari ubi jalar dan ganyong. Setelah identifikasi, diketahui bahwa isolat A adalah Aspergillus oryzae; isolat C1 adalah A. sydowi dan isolat P1 adalah A. niger. Pengukuran kadar glukosa, pH dan kadar total asam dilakukan setiap 12 jam selama lima hari. Produksi glukosa tertinggi dihasilkan oleh ubi jalar yang diinokulasi dengan ekstrak kasar enzim dari A. niger, yaitu sebesar 237,758 mg/mL yang dicapai pada jam ke-96.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Natural Sciences > Biology > 1998
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:36
Last Modified: 16 Nov 2016 07:36
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/1318

Actions (login required)

View Item View Item