Tinjauan Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Barang/ Jasa PT. INTI (Persero)

Surya Putri, Aninda (2010) Tinjauan Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Barang/ Jasa PT. INTI (Persero).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Persaingan yang terjadi pada media informasi saat ini terutama pada dunia telekomunikasi merupakan sesuatu yang sangat berpengaruh pada setiap perusahaan yang terlibat didalamnya, seperti PT. Industri Telekomunikasi Indonesia (persero), yang merupakan salah satu industri telekomunikasi dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sampai saat ini masih menjalankan kegiatan rutinnya yang semuanya merupakan suatu kegiatan yang penting demi kemajuan perusahaan, yang mana kedepannya membawa dampak yang positif untuk perusahaan terutama untuk kegiatan pembeliannya. Sistem merupakan kumpulan dari bagian baik pisik maupun non pisik yang saling berhubungan satu sama lain dan bekerja sama secara harmonis untuk mencapai suatu tujuan, yang merupakan target atau sasaran akhir yang ingin dicapai oleh sistem itu sendiri, selain itu juga sistem merupakan suatu tolak ukur dalam menilai keberhasilan suatu sistem dan menjadi dasar dilakukannya suatu pengendalian, agar sistem tersebut dapat berjalan dengan baik, didalam kegiatan perusahaan sistem memerlukan informasi. Informasi adalah suatu proses penyusunan data sehingga data yang ada memiliki nilai dan lebih berguna untuk mengurangi kesalahan informasi itu sendiri. Setiap perusahaan harus memiliki informasi yang baku karena informasi yang didapat oleh suatu perusahaan merupakan sesuatu hal yang sangat penting Bab I Pendahuluan 2 dalam kelancaran suatu kegiatan terutama dalam kegiatan pengumpulan data, yang mana nantinya menjadi suatu hal yang harus dipertanggungjawabkan dan harus dapat berkerja sama dengan sistem yang ada demi kemajuan setiap perusahaan terutama dibidang akuntansi. Akuntansi merupakan ilmu terapan, Sebagai ilmu terapan, Akuntansi mendasarkan diri pada prinsip dan konsep yang dikembangkan dalam suatu ilmu dasar atau disiplin. Akuntansi keuangan maupun akuntansi manajemen, kedua tipe akuntansi tersebut merupakan sistem pengolahan informasi yang menghasilkan informasi baik dalam bentuk laporan keuangan maupun nonkeuangan, Didalam perusahaan yang penulis teliti yaitu PT. INTI (Persero) memiliki bagian akuntasi dan ini dirasa sangat penting sebagai salah satu kegiatan pencatatan, penggolongan, penyesuaian, dalam pelaporan suatu kegiatan pembelian, yang dimana bagian ini melakukan pengolahan data yang penting demi kelancaran sebagai pengendalian suatu perusahaan dan merupakan ujung tombak bagi perusahaan untuk dapat mengetahui laporan keuangan, laba yang didapat atau bahkan kerugian sebagai antisipasi perusahaan untuk menghadapi segala kemungkinan yang terjadi. Perusahaan biasanya memiliki pedoman yang semuanya harus berjalan dengan sistem yang ada terutama sistem informasi pembelian. Sistem informasi pembelian hendaknya dilaksanakan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan oleh perusahaan dimana yang tujuannya adalah untuk menetapkan pertanggungjawaban serta untuk memberikan informasi yang lengkap mengenai barang yang diterima dan dipesan karena kecermatan dalam pencatatan akuntansi Bab I Pendahuluan 3 akan membantu terwujudnya efisiensi dan efektifitas kerja, oleh karena itu dirasa sangat perlu untuk mengetahui bagaimana sistem informasi pembelian dari suatu kegiatan usaha. Salah satunya adalah pengeluaran untuk biaya pembelian barang/ jasa yang merupakan pengeluaran rutin serta mempunyai nilai yang cukup besar. Sistem informasi pembelian melibatkan beberapa bagian yang menangani masalah pembelian .Apabila setiap bagian tidak bekerja dengan baik sesuai sistem yang berlaku, maka cenderung akan melakukan kesalahan, baik itu kegiatan pembeliannya maupun pencatatan. Sistem yang ada dan prosedur pembelian yang baku sangat penting dalam pelaksanaan kegiatan pembelian, agar kedepannya kegiatan pembelian dapat dipertanggungjawabkan dengan benar. Memiliki sistem yang baik agar prosedur dan aturan yang ada dapat berjalan dengan baik sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh bagian terkait. Pembelian ini tidak dapat dikesampingkan begitu saja didalam aktivitas operasional suatu perusahaan, karena pembelian merupakan suatu pengadaan barang yang dapat digunakan untuk kebutuhan perusahaan atau dapat dijual kembali kepada pihak lain. Setiap perusahaan baik perusahaan jasa, perusahaan dagang, maupun perusahaan manufaktur, didalam menjalankan kegiatan opersionalnya selalu memerlukan barang-barang yang pengadaannya harus dibeli dari pihak lain (pemasok) dan itu semua dilaksanakan untuk menunjang efektifitas kerja setiap bagian terkait. Efektifitas merupakan melakukan pekerjaan dengan benar berarti melaksanakan suatu kegiatan sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dan tepat waktu agar sistem yang telah ada dapat dijalankan seiring Bab I Pendahuluan 4 dengan sistem informasi akuntansi kegiatan pembelian yang mana kedepannya dapat berjalan sesuai ketetapan dan fungsi masing �¢���� masing yang apabila disatukan dapat dijadikan jalan bagi suatu perusahaan demi terciptannya kegiatan yang terarah, tersusun dan sesuai standar yang telah ditetapkan perusahaan. Sistem Informasi Akuntansi Pembelian barang/jasa di PT. INTI (Persero) Menurut informasi yang didapat penulis dari karyawan bagian sistem informasi pembelian, ternyata sistem informasi akuntansi pembelian di PT. INTI (Persero) belum dijalankan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan atau standar operasional perusahaan bahkan bisa dikatakan belum dapat berjalan dengan baik, sesuai prosedur sebagai ketentuan dan keputusan yang telah ditetapkan, disebabkan masih banyak bagian yang terkait belum dapat menjalankan target prosedur yang ada selain itu menurut (Drs. Muhyiddin: 2010) kegiatan yang seharusnya menggunakan sistem masih dilakukan secara manual, selain itu penyampaian alur alir dokumen yang harus terhambat diakibatkan penundaan penginpuitan data dibagian sistem informasi pembeliannya, yang berpengaruh terhadap pelaporan dan pencatatan didalam penerimaan dan pengeluaran barang dan ini berpengaruh terhadap salah satu bagian yang terkait lainnya atas pencatatan dan pelaporan yang harus dipertanggungjawabkan setiap bulannya. Terlaksananya sistem informasi akuntansi pembelian barang/jasa yang belum berjalan dengan baik menurut (Prama.P: 2010) disebabkan terhambatnya pencatatan di bagian gudang sehingga jika dipaparkan barang yang masuk ke gudang tidak dicatat terlebih dahulu melainkan barang yang datang langsung dikirin ke lokasi pemesan, selain itu permasalaha muncul yang disebabkan oleh Bab I Pendahuluan 5 rekanan atau pemasok barang (pihak eksternal) perusahaan, dimana didalam sebuah transaksi pembelian apabila barang telah masuk ke gudang didalam pokok prosedur bagian logistik membuat berita acara penerimaan barang yang harus ditanda tangani oleh dua belah pihak baik dari pemasok dan pihak perusahaan dan ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit dikarenakan apabila lokasi pemasok berada di luar kota/pulau yang tidak dapat di tempuh dengan waktu yang sedikit, disinilah penginputan data oleh sistem informasi pembelian tertunda dan berdampak penundaan pula pada pencatatan pada sistem akuntansi pembeliannya yang berpengaruh terhadap efektifitas kerja bagian terkait lainnya. Berdasarkan fenomena dan latar belakang diatas dapat diketahui bahwa sistem pembelian memiliki peranan yang penting dalam kegiatan operasional perusahaan. Oleh sebab itu penulis tertarik mengambil judul �¢����Tinjauan Atas Sistem Informasi Akuntansi Pembelian Barang/jasa di PT.INTI (Persero)�¢����.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Sistem informasi akuntansi, pembelian barang
Subjects: D3 Tugas Akhir > Akuntansi > 2010
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:53
Last Modified: 16 Nov 2016 07:53
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/15414

Actions (login required)

View Item View Item