Studi Hubungan Kekuatan Otot TAngan Dan Punggung Pada Cleaning Service Unikom

Budi Utami, Sri (2010) Studi Hubungan Kekuatan Otot TAngan Dan Punggung Pada Cleaning Service Unikom.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kekuatan otot sangat penting untuk perancangan pekerjaan, produk dan lingkungan hidup secara teratur. Kekuatan otot seseorang lemah diatas usia 60 tahun mengisyaratkan bahwa peralatan, pekerjaan dan lingkungan yang dirancang untuk populasi industri sering menimbulkan stres berat bagi pekerja yang telah berusia 60 tahun ke atas. Pada usia 60 tahun, kehilangan kekuatan otot total adalah 10-20% dari kekuatan otot yang dimiliki pada usia 30 tahun (Soedjono, 2000). Roboh dan jatuh tiba-tiba merupakan kejadian yang sering dialami dan dikeluhkan oleh para pekerja lanjut usia. Mereka tidak sadar bahwa hal itu tiba-tiba saja datang tanpa merasakan gejala sebelumnya. Biasanya lanjut usia yang roboh terjerembak (tergeletak ditanah) secara tidak sengaja. (Probosuseno, 2006). Kekuatan otot biasanya berkurang seiring dengan bertambahnya usia seseorang. Kekuatan pada usia yang sudah tua tidak begitu kuat jika dibandingkan dengan pekerja yang lebih muda. Akan tetapi pelatihan kapasitas spesifik telah dikenal untuk menetralisir penurunan tersebut. Aerobik dengan efisien dan latihan kekuatan dapat dikarakteristikkan dengan tingginya tuntutan pada kapasitas spesifik yang harus ditingkatkan misalnya latihan aerobik dapat membuat kekuatan otot lebih besar pada sistem sirkulasi dan latihan kekuatan harus dilakukan dengan mendekati kekuatan maksimal yang dilibatkan. Dari sudut pandang ergonomi, masalah-masalah yang di hadapi oleh pekerja yang berusia lanjut dalam lingkungan fisik mereka seperti kesulitan dalam menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan karena tuntutan lingkungan atau sistem yang melebihi kapasitas dari seorang pekerja, kapasitas fungsional secara gradual menurun dan lamban dalam mengerjakan pekerjaan. Seluruh tingkat kemunduran yang terjadi tidak murni bersifat psikologis. Aktivitas dapat mempengaruhi efek penuaan psikologis. Karakteristik yang berhubungan dengan kinerja pekerja usia lanjut adalah kekuatan otot. Kekuatan dalam penelitian ini difokuskan pada pekerja khususnya pada seluruh Cleaning Service UNIKOM yang reguler dan yang berusia dari yang usia paling muda sampai yang usia tua. Penelitian yang dilakukan adalah meneliti hubungan kekuatan otot tangan pada posisi berdiri, duduk dan kekuatan otot punggung dengan usia, tinggi badan dan berat badan. Disini peneliti hanya ingin mengetahui apa yang sangat mempengaruhi kekuatan otot. Tingkat prevalensi keluhan muskuloskeletal tertinggi pada pekerja yang diteliti oleh Mahasiswa ITB Oki Rahadini tahun 2006 menyatakan bahwa terdapat keluhan pada bagian leher sebesar 68.65% diikuti dengan keluhan bagian punggung sebesar 62.07%. Penurunan kekuatan otot terjadi secara berangsur-angsur, stabilisasi kekuatan otot maksimum terdapat pada sekitar usia 20 dan 30 tahun. Asmussen dan Heeboll-Nielsen (1962) juga menemukan bahwa kekuatan maksimum untuk tangan terjadi pada usia 22 tahun, tubuh dan kaki akan optimal pada usia 30 tahun.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Studi Hubungan Kekuatan Otot TAngan Dan Punggung
Subjects: KOLEKSI Perpustakaan UNIKOM Pusat > JBPTUNIKOMPP > S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2010
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:53
Last Modified: 16 Nov 2016 07:53
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/16124

Actions (login required)

View Item View Item