Perancangan Cergam Cerita Rakyat Memecah Matahari

Alam Islami, Maulid (2010) Perancangan Cergam Cerita Rakyat Memecah Matahari.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Cerita Rakyat merupakan bagian dari kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki setiap bangsa. Jika digali dengan sungguh-sungguh, negeri kita memiliki sangat banyak cerita rakyat. Cerita rakyat dapat diartikan sebagai ekspresi budaya suatu masyarakat melalui bahasa tutur yang berhubungan langsung dengan berbagai aspek budaya dan susunan nilai sosial masyarakat tersebut (Albert. 2003). Dahulu, cerita rakyat diwariskan secara turun-menurun dari satu generasi ke generasi berikutnya dalam masyarakat tertentu. Tetapi saat ini cerita-cerita rakyat sudah banyak dibukukan dengan harapan cerita-cerita rakyat ini bisa terus diturunkan kepada generasi geneasi berikutnya. Tetapi saat ini generasi muda sudah mulai kurang meminati cerita-cerita rakyat karena dianggap tidak relevan lagi dengan perkembangan zaman pada era globalisasi yang serba mutakhir dan modern ini. Padahal begitu banyak pesan-pesan moral yang tersimpan dibalik cerita cerita rakyat. Jika dulu cerita rakyat pernah mengalami masa kejayaan dan sangat mempengaruhi pola pikir masyarakat, namun kenyataannya sekarang cerita rakyat itu sudah mulai ditinggalkan atau telah kehilangan pamor di tengah-tengah masyarakat (Anonimous, Antara. 2008). Padahal cerita rakyat adalah warisan budaya yang harus jaga dan dilestarikan. Masyarakat dan pemerintah nampaknya telah menyadari bahwa salah satu upaya untuk melestarikan keberadaan cerita rakyat tersebut adalah dengan mewariskannya kepada generasi muda. Salah satu tindakan untuk memperkenalkan cerita rakyat kepada generasi muda adalah dengan menerbitkan berbagai macam buku cerita rakyat dari berbagai daerah, baik yang di jual di toko-toko buku maupun sebagai koleksi perpustakaan sekolah. Pada umumnya, buku cerita rakyat tersebut mulai diperkenalkan kepada anak-anak tingkat sekolah dasar, dimana pada usia itu daya fantasi dan imajinasinya meningkat, serta menyukai cerita-cerita fiksi (Erick Erickson. 2006). Karena itu sebagian besar buku cerita rakyat dari beberapa penerbit menggunakan format penulisan dan visualisasi sesuai dengan segmentasi pembaca anak-anak. Namun pada kenyataannya, beberapa fakta menyatakan kurangnya minat baca anak indonesia. Salah satunya adalah survei pada tahun 2006 oleh IG Sudarmanto di sejumlah SD, SMP, SMA di Denpasar, kiranya memberikan cukup gambaran secara umum bahwa budaya baca generasi muda indonesia masih rendah. Hal tersebut dilatarbelakangi oleh beberapa faktor penyebab. Seperti godaan media televisi, harga buku yang relatif mahal, dan kurangnya koleksi bahan bacaan yang bermutu dan menarik. (Christina. 2008) Menyikapi Hal itu, aspek visual bisa menjadi salah satu solusi untuk mengalihkan perhatian anak-anak, besaing dengan komik Jepang, Marvel dan tentunya buku-buku cerita anak dari luar negeri lainnya yang kini gencar memasuki pasar dunia baca generasi muda Indonesia. Maka dari itu visualisasi dalam buku cerita rakyat yang dikonsumsi anak-anak berperan dalam memberikan daya tarik tersendiri dan meningkatkan minat baca anak terhadap buku cerita tersebut.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Perancangan Cergam
Subjects: D3 Tugas Akhir > Desain Komunikasi Visual > Desain Grafish > 2010
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:53
Last Modified: 16 Nov 2016 07:53
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/16135

Actions (login required)

View Item View Item