Perancangan Media Promosi Wayang Golek Padepokan Cibiru

Sutarso, Enjang (2010) Perancangan Media Promosi Wayang Golek Padepokan Cibiru. Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Jawa barat merupakan provinsi yang memiliki keanekaragaman budaya, khususnya dalam hal kesenian tradisional yang merupakan warisan nenek moyang. Ragam budaya ini dituturkan pada pewarisnya dari generasi ke generasi. Keberadaan warisan budaya khas Jawa Barat ini sangat berarti bagi masyarakatnya, sebab dengan warisan budaya ini masyarakat jawa barat dapat menunjukan karakteristik yang membedakan dengan masyarakat dari daerah lain. Dari sekian banyak warisan budaya punya beberapa daya tarik kuat, sehingga mampu bertahan pada perubahan jaman. Jawa barat memiliki beberapa jenis kesenian tradisional yang salah satunya yaitu Wayang. Wayang mengandung makna gambar (penikmatannya hanya mungkin dari arah muka), boneka tiruan manusia yang terbuat dari kulit, kardus, seng, mungkin kaca-serat (fibre-glass), dan dari kayu pipih yang dipertunjukan dengan membawakan satu lakon atau cerita. (Suryana, jajang. 2001) Jenis wayang yang ada di jawa barat diantaranya wayang purwa, wayang menak, wayang wong dan wayang golek. Namun wayang golek merupakan salah satu jenis wayang yang paling berkembang dan banyak diminati oleh masyarakat Jawa Barat. Wayang Golek lebih dominan sebagai seni pertunjukan rakyat, yang memiliki fungsi yang relevan dengan kebutuhankebutuhan masyarakat lingkungannya, baik kebutuhan spiritual maupun material. Hal demikian dapat dilihat dari beberapa kegiatan di 2 masyarakat misalnya ketika ada perayaan, baik hajatan dalam rangka khitanan, pernikahan dan lain-lain adakalanya diriingi dengan pertunjukan wayang golek. Perkembangan seni Wayang Golek sebagai salah satu unsur kebudayaan, kini mulai dilupakan dan ditinggalkan oleh masyarakat. Menurut dalang Asep Sunandar Sunarya pertunjukan Wayang Golek sudah mulai berkurang, pengaruh kemajuan teknologi dan informasi yang menjadikan budaya asing sangat mudah untuk beradaptasi dengan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda perkotaan. Pengaruh perubahan jaman terhadap seni budaya mengakibatkan kurangnya minat masyarakat perkotaan terhadap seni Wayang Golek, sehingga seni Wayang Golek tidak berkembang seperti seni budaya lainnya. Bahkan masyarakat perkotaan lebih cenderung memilih kebudayaan asing. Dengan kurang berkembangnya seni Wayang Golek, Pembuatan Wayang Golek sudah mulai berkurang. Menurut pengrajin Wayang Golek di padepokan Cibiru, pesanan pembuatan Wayang Golek lebih banyak pada Wayang hiasan. Sedangkan wayang untuk pertunjukan sudah jarang dipesan. Sehingga pengrajin Wayang Golek kurang berkembang, karena kurangnya minat masyarakat pada seni Wayang Golek.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Media Promosi Wayang Golek
Subjects: D3 Tugas Akhir > Desain Komunikasi Visual > Desain Grafish > 2010
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:54
Last Modified: 16 Nov 2016 07:54
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/16141

Actions (login required)

View Item View Item