Perancangan Media Informasi Tentang Shalat Untuk Anak

Purnama, Hilman (2010) Perancangan Media Informasi Tentang Shalat Untuk Anak.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Disiplin merupakan perasaan taat dan patuh terhadap nilai-nilai yang dipercaya termasuk melakukan pekerjaan tertentu yang dirasakan menjadi tanggung jawab. Anak adalah anugerah dan amanah dari Yang Maha Kuasa, karenanya memberinya pendidikan disiplin adalah hal yang baik. Pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua, terutama sekali ketika masa mereka belia. Disiplin yang terbentuk sejak dini bagaimanapun bentuknya, akan berpengaruh kuat dalam kehidupan seseorang. Untuk lebih membedakan antara patuh dan disiplin jangka panjang dapat dilihat dalam contoh berikut. Seorang warga dikenal sangat disiplin atas pekerjaannya. Pekerjaannya menuntut untuk patuh pada aturan dan patuh pada perintah atasannya. Setelah ia pensiun dan lebih banyak bersosialisasi di kampungnya, ternyata bahwa ia tidak memiliki inisiatif sedikitpun untuk mengenal aturan bermasyarakat yang berlaku di kampungnya. Ia berlaku semaunya, karena tidak ada lagi atasan yang akan menegur setiap penyimpangan atas peraturan. Sobur (1988), mengartikan anak sebagai orang yang mempunyai pikiran, perasaan, sikap dan minat berbeda dengan orang dewasa dengan segala keterbatasan. Haditono (dalam Damayanti, 1992), berpendapat bahwa anak merupakan mahluk yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya. Selain itu anak merupakan bagian dari keluarga, dan keluarga memberi kesempatan bagi anak untuk belajar tingkah laku yang penting untuk perkembangan yang cukup baik dalam kehidupan bersama. Pengertian anak juga mencakup masa anak itu exist (ada). Hal ini untuk menghindari keracuan mengenai pengertian anak dalam hubugannya dengan orang tua dan pengertian anak itu sendiri setelah menjadi orang tua. Kasiram (1994), mengatakan anak adalah makhluk yang sedang dalam taraf perkembangan yang mempunyai perasaan, pikiran, kehendak sendiri, yang kesemuannya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta struktur yang berlainan pada tiap-tiap fase perkembangannya. Berdasarkan uraian diatas, dapat disimpulkan bahwa anak merupakan mahkluk sosial, lihat perkembangangan anak, yang membutuhkan pemeliharaan, kasih sayang dan tempat bagi perkembangannya, anak juga mempunyai perasaan, pikiran, kehendak tersendiri yang kesemuanya itu merupakan totalitas psikis dan sifat-sifat serta struktur yang berlainan pada tiap-tiap fase perkembangan pada masa kanak-kanak (anak). Perkembangan disiplin shalat pada anak sebagai salah satu unsur yang paling penting buat perkembangan watak atau perilaku anak, pendidikan kedisplinan pada anak tersebut, saat ini si anak mulai malas dengan rasa disiplin tersebut. Hal ini dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan mainan anak yang membuat si anak menjadi malas seperti game, playstation permainan tersebut selain membuat si anak malas si anak tersebut lupa akan waktu dan disiplinnya membagi waktu karena asik bermain game.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Perancangan Media Informasi
Subjects: D3 Tugas Akhir > Desain Komunikasi Visual > Desain Grafish > 2010
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:54
Last Modified: 16 Nov 2016 07:54
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/16158

Actions (login required)

View Item View Item