Analisis Hutang Pengaruhnya Terhadap Tingkat Solvabilitas Pada Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur

Rukansa, Hendi (2010) Analisis Hutang Pengaruhnya Terhadap Tingkat Solvabilitas Pada Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Peningkatan kemajuan dan kemakmuran bangsa mengalami goncangan setelah Indonesia dilanda krisis. Dampak dari krisis tersebut telah memporakporandakan berbagai sistem dan sendi kehidupan bangsa Indonesia. Krisis ini tidak hanya mengguncang sektor swasta, tetapi juga berdampak terhadap badan usaha lain yaitu badan usaha milik negara (BUMN) maupun sektor rumah tangga. Di negara berkembang seperti Indonesia, koperasi dirasa perlu dihadirkan dalam kerangka institusi yang dapat menjadi mitra negara dalam menggerakkan pembangunan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat. Berbagai peraturan perundangan yang mengatur koperasi dilahirkan dengan maksud mempercepat pengenalan koperasi dan memberikan arah bagi pengembangan koperasi serta dukungan atau perlindungan yang diperlukan. Sebuah koperasi untuk menjalankan kegiatan usahanya tidak akan terlepas dari permodalan karena dengan adanya modal, perusahaan bisa menjalankan aktivitas usahanya. Besarnya permodalan yang dibutuhkan tergantung pada besar atau kecilnya badan usaha yang dijalankannya. Akan tetapi besar atau kecilnya usaha tersebut belum menjamin apakah perusahaan tersebut mampu memenuhi kebutuhannya terhadap pemenuhan modal perusahaan, oleh karena itu perusahaan tidak akan terlepas dari kebutuhan akan modal pihak luar atau sering disebut sebagai pinjaman atau hutang. 2 Salah satunya yaitu koperasi simpan pinjam yang bergerak di bidang jasa dan simpan pinjam. Dalam melaksanakan kegiatan operasionalnya sehari-hari tidak terlepas dari kebutuhan akan modal yang berasal dari dalam koperasi (simpanan para anggota) maupun modal yang berasal dari pihak luar koperasi (pinjaman atau hutang) dari modal yang dimilikinya diharapkan koperasi mampu menjalankan kegiatan usahanya dan juga mampu menghasilkan laba (profit). Salah satu pinjaman atau hutang yang diperoleh koperasi dari pihak luar atau kreditur yaitu dari hutang yang salah satunya diperoleh dari koperasi lain atau bank. Utang merupakan instrumen yang fleksibel sehingga memudahkan koperasi dalam memenuhi kebutuhan yang tidak pasti. Maksudnya sumber dana koperasi selain dari modal sendiri juga bisa dari hutang untuk memenuhi kebutuhan mendadak koperasi. Laporan keuangan ini biasanya dianalisis dengan menggunakan analisis rasio leverage, profitabilitas dan tidak kalah pentingnya yaitu analisis solvabilitas. Melalui analisis solvabilitas koperasi dapat menganalisa dan mengukur seberapa besar kemampuan dalam membayar semua hutangnya baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang. Koperasi Guru Cianjur-Cilaku adalah koperasi simpan pinjam, yang bertujuan untuk mensejahterakan anggotanya yaitu guru-guru dikecamatan Cianjur dan Cilaku dengan memberikan fasilitas dan kualitas yang baik pada karyawan dan anggotanya. 3 Tabel 1.1 Tabel Hutang dan Solvabilitas Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur Periode 2002-2009 Tahun Hutang (Rupiah) Solvabilitas (Rupiah) 2002 160.327.543,49 0,05 2003 133.354.106,69 0,08 2004 156.465.607,69 0,03 2005 338.339.218,49 0,09 2006 79.581.210,49 0,03 2007 62.049.929,49 0,05 2008 131.151.964,99 0,03 2009 415.889.994,99 0,12 Sumber : Laporan keuangan Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur, diolah kembali Berdasarkan tabel hutang dan solvabilitas, dapat dilihat bahwa hutang koperasi pada tahun 2002 sampai dengan 2009 bergerak secara fluktuatif, peningkatan hutang terjadi pada tahun 2004, 2005, 2008, 2009 dikarenakan meningkatnya jumlah hutang yang terdiri dari hutang jangka pendek dan hutang jangka panjang yaitu hutang usaha, hutang lain-lain, dan hutang dana dari SHU, sedangkan penurunan hutang terjadi pada tahun 2003, 2006, dan 2007 dikarenakan hutang usaha, hutang lain-lain, dan hutang dana dari SHU yang mengalami penurunan. Sedangkan solvabilitas pada tahun 2002 sampai dengan 2009 juga mengalami fluktuasi, peningkatan terjadi pada tahun 2003, 2005, 2007 dan 2009 hal ini terjadi dikarenakan meningkatnya hutang disertai dengan meningkatnya modal sendiri. 4 Sedangkan penurunan solvabilitas terjadi pada tahun 2004, 2006, dan 2008, hal ini terjadi dikarenakan terjadi peningkatan hutang yang disertai menurunnya modal sendiri. Fenomena yang terjadi di Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur diperjelas dengan gambar grafik berikut. Sumber : Laporan keuangan Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur, diolah kembali. Gambar 1.1 Grafik Perkembangan Hutang Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur Periode 2002-2009 Sumber : Laporan keuangan Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur, diolah kembali Gambar 1.2 Grafik Perkembangan Tingkat Solvabilitas Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur Periode 2002-2009 0 100,000,000 200,000,000 300,000,000 400,000,000 500,000,000 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Rupiah (Rp) Tahun Hutang 0 0.02 0.04 0.06 0.08 0.1 0.12 0.14 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 Rupiah (Rp) Tahun Solvabilitas 5 Menurut pernyataan Bambang Riyanto (2001: 34), menyatakan bahwa : Setiap penambahan jumlah hutang akan menurunkan tingkat solvabilitasnya. Apabila jumlah hutang bertambah, jumlah dari excess valuenya dalam angka absolute adalah tetap, karena bertambahnya hutang disertai dengan bertambahnya aktiva , tetapi dalam angka relative dan dalam persentasenya adalah makin kecil. Menurut teori yang dikemukakan diatas dapat diartikan bahwa setiap penambahan jumlah hutang akan menurunkan tingkat solvabilitasnya atau kemampuan untuk membayar semua hutang-hutangnya baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang. Kondisi keuangan yang terjadi pada Koperasi Guru Cianjur-Cilaku tidak demikian, ternyata pengurangan jumlah hutang pada tahun 2005, 2006 dan 2009 tidak diikuti oleh kenaikan tingkat solvabilitasnya atau kemampuan koperasi untuk membayar semua hutang-hutangnya baik hutang jangka pendek maupun hutang jangka panjang. Hal ini menjadi fenomena menarik yang terjadi pada Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur. Maka penulis tertarik untuk menggali permasalahan tersebut dalam bentuk penelitian dengan judul �¢����Analisis Hutang Pengaruhnya Terhadap Tingkat Solvabilitas Pada Koperasi Guru Cianjur-Cilaku Kabupaten Cianjur�¢����.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Analisis Hutang,Tingkat Solvabilitas
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2010
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:54
Last Modified: 16 Nov 2016 07:54
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/16279

Actions (login required)

View Item View Item