Komunikasi ritual pada kesenian debus Banten : (studi deskriptif proses ritual pada pelaksanaan kesenian debus Banten)

Hardianti, Novi (2012) Komunikasi ritual pada kesenian debus Banten : (studi deskriptif proses ritual pada pelaksanaan kesenian debus Banten).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui proses ritual pada pelaksanaan kesenian debus Banten. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui tahapan dalam proses ritual pada pelaksanaan kesenian debus Banten, pemaknaan simbol dalam proses ritual pada pelaksanaan kesenian debus Banten dan komunikasi ritual pada pelaksanaan kesenian debus Banten.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dengan informan yang berjumlah dua orang dan satu informan kunci. Data diperoleh melalui studi pustaka, wawancara mendalam, observasi, internet searching, dan dokumentasi. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling yang berdasarkan kriteria khusus dan tujuan penelitian. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah data collection, data reduction, data display, dan conclusion drawing (verification). Sedangkan untuk menguji keabsahan data digunakan triangulasi data, diskusi dengan teman sejawat, dan member check.Hasil penelitian menunjukan bahwa pada proses ritual kesenian debus Banten terdapat adanya komunikasi ritual, dalam komunikasi ritual ini ada kaitannya dengan komunikasi transendental, dimana komunikasi yang dijalin merupakan komunikasi dengan Allah SWT (leluhurnya). Dari makna simbol yang ada pemain debus mengartikan sebagai satu rangkaian dalam sebuah kesenian debus, yang tidak dapat dipisahkan begitu saja. Melihat kedekatan pemain debus dengan suatu budaya Sunda menandakan prosesi ritual debus tidak akan pernah lepas dan hilang begitu saja, apalagi dibarengi dengan keyakinan pemain debus yang sangat kental.Kesimpulan penelitian adalah ada perpaduan antara suatu budaya dengan agama, yakni budaya Sunda dan agama Islam dengan tujuan untuk melestarikan budaya, dan mengemban sebagaimana mereka beribadah kepadaNya. Dimana dalam tahapan ini terdapat faktor kedekatan pemain debus dengan sang pencipta Allah SWT. Saran yang dapat peneliti berikan adalah perlu kiranya dalam kesenian debus Banten tidak menghilangkan ciri khas dari proses ritual seperti selalu menggunakan ritual-ritual khusus yang sering dilakukan pada saat proses ritual kesenian debus Banten berlangsung.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Komunikasi Ritual, Proses Ritual, Debus, Kesenian
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2012
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:54
Last Modified: 16 Nov 2016 07:54
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/16774

Actions (login required)

View Item View Item