Why wouldn’t Google take the simpler and cheaper route of creating a strategic alliance with DoubleClick, rather than purchasing the company outright?

Mahbub, Fuadi (2013) Why wouldn’t Google take the simpler and cheaper route of creating a strategic alliance with DoubleClick, rather than purchasing the company outright? [Teaching Resource] (Submitted)

[img] Text
Mahbub Fuadi_21211110_MN-3.docx

Download (37kB)

Abstract

1. With more money than time on its hands. Karena google memiliki banyak dana yang lebih sehingga mereka memilih untuk membelinya daripada membangunnya karena butuh waktu dan proses yang panjang. 2. The company purchased DoubleClick, a pioneer in online advertising. For $3.1 billion in cash, Google acquired an experienced engineering and sales team and DoubleClick’s extensive ad serving and tracking technologies. DoubleClick Merupakan perusahaan pelopor iklan online yang mapan serta terpercaya dan memiliki tenaga kerja yang berpengalaman, tim penjualan, dan jaringan iklan yang luas dengan pelacakan teknologi yang baik. Jadi Google tidak ragu lagi untuk membeli perusahaan DoubleClick walaupun menghabiskan dana hingga 3.1 miliar dollar dan Google membelinya secara cash!!! 3. In the words of one industry executive, DoubleClick had “relationships with virtually every major online publisher and more than half of the online ad agencies.” With advertising at the core of its business model and major advertising capabilities, Google helped secure its future with one swift move. Menurut seorang eksekutif industri Google bahwa DoubleClick memiliki hubungan dengan hampir setiap penerbit online utama dan lebih dari setengah agen iklan online. Itu sungguh luar biasa. Ini lebih dari sekedar pembelian model bisnis dan iklan online yang sangat besar karena ini berarti Google telah mengamankan masa depannya!!! 4. A few months earlier, Yahoo! had purchased a minority stake in Right Media, a company with capabilities similar to DoubleClick’s, and Microsoft was competing with Google to buy DoubleClick. Then soon after Google snagged DoubleClick, Yahoo! bought the rest of Right Media. Bahkan hanya dalam waktu beberapa bulan saja, para kompetitor Google seperti Yahoo! Dan Microsoft telah bergerak cepat dalam pembelian perusahaan iklan online. Yahoo! Telah membeli seluruh saham perusahaan online Right Media. Sedangkan Google dan Microsoft saling bersaing untuk mendapatkan DoubleClick dan Google yang menjadi pemenangnya. Ini membuktikan bahwa Perusahaan iklan online telah diakui dan Google harus bergerak lebih cepat dengan membeli DoubleClick sehingga tidak terdahului oleh competitor yang lain.

Item Type: Teaching Resource
Subjects: Library of Congress Subject Areas > A General Works > AS Academies and learned societies (General)
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 12 Dec 2014 11:47
Last Modified: 12 Dec 2014 11:49
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/18

Actions (login required)

View Item View Item