Penagruh Kesiapan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Menerapkan E-Government Terhadap Efektivitas Pelayan Sistem Informasi Pemilu (studi kasus Pada Pemilihan Gubenur)

Selamet Kurniawan, Dedi (2011) Penagruh Kesiapan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Barat Menerapkan E-Government Terhadap Efektivitas Pelayan Sistem Informasi Pemilu (studi kasus Pada Pemilihan Gubenur).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penerapan e-Government telah menjadi bagian dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu), akan tetapi faktor-faktor penunjang e-Government pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat masih kurang memadai. KPU Provinsi Jawa Barat dalam meningkatkan pelayanan informasi Pemilihan Gubernur, memanfaatkan aplikasi Sistem Informasi Pemilu (SIPemilu), namun dalam pelaksanaannya informasi yang dihasilkan SIPemilu belum mampu memberikan pelayanan informasi secara cepat, tepat dan transparan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan penerapan e-Government, efektivitas pelayanan serta pengaruh kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat terhadap efektivitas pelayanan SIPemilu dalam Pemilihan Gubernur. Penelitian ini menggunakan teori dari Indrajit untuk mengetahui kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government dan teori dari Amsyah yang digunakan untuk mengetahui efektivitas pelayanan SIPemilu, serta sebagai dasar yang menunjukkan adanya pengaruh kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government terhadap efektivitas pelayanan SIPemilu, dalam penilitian ini bersumber pada pendapat dari Kasiyanto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksplanatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Peneliti mengambil populasi dalam penelitian ini sebanyak 52 orang. Guna memperoleh data populasi dan sampel dari seluruh aparatur KPU Provinsi Jawa Barat sebanyak 52 orang, maka dilaksanakan dengan cara Sensus. Kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government termasuk dalam kategori baik dengan hasil persentase sebesar 74,02%. artinya e-Government siap diterapkan dengan baik pada KPU Provinsi Jawa Barat. Efektivitas pelayanan SIPemilu dalam Pemilihan Gubernur termasuk dalam kategori baik dengan hasil persentase sebesar 74,00% artinya pelayanan SIPemilu dapat dilaksanakan dengan baik dalam Pemilihan Gubernur. Berdasarkan hasil perhitungan statistik diperoleh nilai koefisien korelasi rank spearman sebesar 0,590 artinya tingkat hubungan antara variabel kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government (variabel X) dengan efektivitas pelayanan Sipemilu dalam Pemilihan Gubernur (variabel Y) berada pada kategori Cukup Kuat. Menurut perhitungan distribusi t dengan taraf signifikan ���±=0.01 (1%) , maka (t hitung > t tabel) atau (5,17> 2,40), ini berarti H0 ditolak dan H1 diterima, maka Kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government memiliki pengaruh yang positif terhadap Efektivitas pelayanan SIPemilu dalam Pemilihan Gubernur. Besarnya pengaruh kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government terhadap efektivitas pelayanan Sipemilu dalam Pemilihan Gubernur adalah sebesar 34,81% artinya kesiapan KPU Provinsi Jawa Barat menerapkan e-Government pengaruhnya kecil terhadap efektivitas pelayanan Sipemilu dalam Pemilihan Gubernur.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kesiapan Komisi Pemilihan Umum
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Pemerintahan > 2011
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Pemerintahan (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:56
Last Modified: 16 Nov 2016 07:56
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/18483

Actions (login required)

View Item View Item