Daya Tarik Human Relations Pimpinan Di Pusat Teknologi Nuklir Bahan Dan Radiometri Bandung Terhadap Motivasi Kerja Karyawannya

Widiyatno, Mohamad (2012) Daya Tarik Human Relations Pimpinan Di Pusat Teknologi Nuklir Bahan Dan Radiometri Bandung Terhadap Motivasi Kerja Karyawannya.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Tujuan penelitian adalah bagaimana Daya Tarik Human Relations Pimpinan Di Pusat Teknologi Nuklir Bahan dan Radiometri (PTNBR) Bandung. Untuk menjawab penelitian diatas maka peneliti mengangkat indikator Daya Tarik Rasional, Daya Tarik Emosional, dan Daya Tarik Moral untuk mengukur variabel Daya Tarik dan Kebutuhan Fisik, Kebutuhan Keamanan, Kebutuhan Sosial dan Kebutuhan Aktualisasi Diri untuk mengukur variabel Motivasi. Pendekatan penelitian adalah kuantitatif, sedangkan metode penelitian adalah survei dengan teknik analisis korerasional. Sebagian besar data dikumpulkan melalui angket dan wawancara serta didukung oleh studi pustaka dan internet searching. Populasi (N) dalam Penelitian ini adalah Karyawan dari instansi tersebut, dengan jumlah 183 responden. Teknik sampling yang digunakan adalah Stratified Random Sampling. Sampel (n) penelitian berjumlah 65 orang. Teknik analisa menggunakan perhitungan statistik dengan rumus korelasi rank spearmant melalui komputer dengan program SPSS 13.0. Hasil penelitian tentang hubungan Daya Tarik Rasional dengan Motivasi adalah sebesar 0,514 yang artinya korelasi antara daya tarik rasional dengan motivasi kerja memiliki hubungan yang cukup berarti. Hubungan Daya Tarik Emosional dengan Motivasi adalah sebesar 0,783 yang artinya korelasi antara daya tarik emosional dengan motivasi kerja memiliki hubungan yang tinggi/kuat. Hubungan Daya Tarik Moral dengan Motivasi adalah sebesar 0,584 yang artinya korelasi antara daya tarik moral dengan motivasi kerja memiliki hubungan yang cukup berarti. Hubungan Daya Tarik dengan Kebutuhan Fisik adalah sebesar 0,570 yang artinya korelasi antara daya tarik dengan kebutuhan fisik memiliki hubungan yang cukup berarti. Hubungan Daya Tarik dengan Kebutuhan Keamanan adalah sebesar 0,559 yang artinya korelasi antara daya tarik dengan kebutuhan keamanan memiliki hubungan yang cukup berarti. Hubungan Daya Tarik dengan Kebutuhan Sosial adalah sebesar 0,581 yang artinya korelasi antara daya tarik dengan kebutuhan sosial memiliki hubungan yang cukup berarti. Hubungan Daya Tarik dengan Kebutuhan Aktualisasi Diri adalah sebesar 0,537 yang artinya korelasi antara daya tarik dengan kebutuhan aktualisasi diri memiliki hubungan yang cukup berarti. Kesimpulan penelitian adalah adanya hubungan antara daya tarik human relations pimpinan dengan motivasi kerja karyawannya adalah sebesar 0,771 yang artinya memiliki hubungan yang tinggi/kuat, signifikan dan searah. Sehingga H1 diterima dan H0 ditolak. Saran penelitian adalah sebaiknya pimpinan (PTNBR) Bandung melakukan pertemuan dengan seluruh karyawan minimal 1 bulan sekali guna meningkatkan kinerja.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Daya Tarik, Human Relations, Motivasi
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2012
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:56
Last Modified: 16 Nov 2016 07:56
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/18568

Actions (login required)

View Item View Item