Pengaruh Rasa Saling Percaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan Belajar untuk merealisasikan proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal kredibilitas organisasi

Errianto Pramudya, Edwin (2001) Pengaruh Rasa Saling Percaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan Belajar untuk merealisasikan proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal kredibilitas organisasi.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Di dalam masyarakat pengetahuan, kebutuhan perusahaan untuk menjadi suatu perusahaan yang kredibel tidak dapat terelakkan lagi. Kredibilitas telah menjadi suatu kunci utama untuk perusahaan agar dapat bertahan hidup di era pengetahuan ini. Modal lunak merupakan salah satu bagian dari modal maya yang terbentuk dari pengakuan orang atas kredibilitas perusahaan. Keberadan modal lunak dapat melipat gandakan modal intelektual dan dapat meningkatkan kualitas dari modal sosial. Permasalahan yang dihadapi dalam membangun kredibilitas perusahaan tidak hanya terletak pada proses rekruitmen, mencari orang – orang yang mempunyai potensi etikal yang tinggi, tetapi juga menyangkut usaha untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi bertumbuhnya modal ini. Penelitian ini berfokus pada proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal lunak (modal kredibilitas) organisasi atau kelompok. Kofman dan Senge (1993) menjelaskan betapa pentingnya peran lingkungan belajar di dalam suatu kelompok atau organisasi. Tanpa adanya lingkungan belajar ini maka kerja keras dan komitmen para anggota organisasi tidak akan menghasilkan nilai tambah yang signifikan bagi suatu organisasi. Selain lingkungan belajar, keberadaan rasa saling percaya juga sangat berpengaruh dalam proses transformasi potensi etikal individu menjadi modal lunak organisasi atau kelompok melalui kemampuannya dalam meningkatkan kualitas lingkungan belajar.Berdasarkan data empirik dari 3 perusahaan besar di Indonesia, dengan responden sebanyak 384 orang atau 55 kelompok atau unit kerja maka dapat dibuktikan bahwa potensi etikal individu tidak dapat secara langsung membentuk modal lunak kelompok atau organisasi. Keberadaan lingkungan belajar yang baik dapat menjadi katalisator dari proses tranformasi potensi etikal pada tingkat individual menjadi modal lunak perusahaaan, sedangkan lingkungan yang tidak kondusif tidak dapat. Peran rasa saling percaya dapat meningkatkan kualitas lingkungan belajar, sehingga pembentukan modal lunak tersebut dapat terjadi. Namun rasa saling percaya yang berlebihan akan menjadikan suatu keadaan yang disebut group think, dimana anggota kelompok menjadi eksklusif dan tidak mau menerima keberadaan dan pendapat dari luar kelompok, sehingga modal lunak akan menjadi menurun.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Management And Planning > Industrial Management > 2001
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:36
Last Modified: 16 Nov 2016 07:36
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/1875

Actions (login required)

View Item View Item