Video Dukemter Bangunan Cagar Budaya Di Daerah Komersial Bandung

Nugraha, Taufik (2011) Video Dukemter Bangunan Cagar Budaya Di Daerah Komersial Bandung.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kota Bandung adalah kota yang mempunyai banyak bangunan tua dengan arsitektur langka dan bersejarah tinggi, hal ini bisa dilihat dari sejarah kota Bandung, pada jaman penjajahan Belanda, dijadikan Ibukota Keresidenan Priangan, oleh karena itu Bandung menjadi kota yang sangat ramai. Selain itu pertumbuhan kota Bandung mengalami percepatan dengan dijadikanya sebagai pusat transportasi kereta api Jalur Barat. Serta rencana pemindahan Ibukota dari Batavia ke Bandung. Dengan adanya rencana tersebut Bandung banyak dibangun perkantoran dan salah satu bangunan yang terkait pembangunannya dengan rencana ini adalah Gedung Sate dan Hoofdbureau PTT (Kantor Pusat Pos dan Giro). Namun pada akhirnya rencana ini tidak terlaksana dikarenakan pada jaman itu terjadi resesi ekonomi(G. Ashiko Pandji 2003).br / Sekarang Bandung mengalami perkembangan pesat, terbukti sudah banyaknya sarana belanja dan meningkatnya aktivitas ekonomi, ini bisa terlihat dari banyaknya bermunculan pusat-pusat perbelanjaan bersekala besar atau sedang. Akibatnya banyak bangunan tua yang memiliki sejarah tinggi dan masuk kedalam daftar cagar budaya hilang. Terbukti dari terus berkurangnya daftar cagar budaya dari tahun ketahun. Pada tahun 1997 dilakukan pendataab bangunan cagar budaya yangbr / 2br / disusun oleh Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) bekerja sama dengan Paguyuban Pelestarian Budaya Bandung (BANDUNG HERITAGE) terdaftar empat ratus dua puluh bangunan, dan pada tahun 2008, BANDUNG HERITAGE melakukan pendaftaran lagi dan terdaftar dua ratus bangunan, dan terakhir pada tahun 2009 dalam daftar PERDA Kota Bandung No: 19 tahun 2009 terdaftar Sembilan puluh Sembilan bangunan cagar budaya. Dalam daftar yang terdapat pada PERDA Kota Bandung No: 19 tahun 2009 ini sembilan puluh sembilan banguan cagar budaya ini memiliki kekuatan hukum yang diatur di dalam PERDA Kota Bandung No: 19 tahun 2009.br / Oleh karena itu bangunan-bangunan cagar budaya didaerah komersial banyak dirubah tampilannya semenarik mungkin, untuk menarik perhatian konsumen. sehingga banyak warga masyarakat terutama remaja kurang mengetahui bangunan-bangunan cagar budaya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Video Dokumenter, Cagar Budaya
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual > 2011
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:59
Last Modified: 16 Nov 2016 07:59
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/20572

Actions (login required)

View Item View Item