Perancangan Kampanye Pelestarian Hutan Mangrove Dipesisir Pantai Utara Kabupaten Tangerang

Wijoko, (2011) Perancangan Kampanye Pelestarian Hutan Mangrove Dipesisir Pantai Utara Kabupaten Tangerang.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pantai Utara Kabupaten Tangerang merupakan kawasan hutan mangrove yang berada di provinsi Banten. Hutan mangrove berfungsi sebagai penahan abrasi pantai, penahan angin, dan intrusi air laut, penahan sendimen. Hutan mangrove juga berfungsi sebagai habitat bagi satwa liar (burung, reptilia, amphibi, udang dan ikan), serta sebagai tempat untuk berkembang biak jenis-jenis ikan, udang dan kepiting.br /br / Saat ini kawasan hutan mangrove di wilayah pesisir pantai utara Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan, kerusakan kawasan hutan mangrove di sepanjang Pantai Utara kabupaten Tangerang mencapai 60-70%, dikutip dari Nasional Republika (21/06/10) Menurut Kabid Konservasi Sumber Daya Alam dan Pengendalian Kerusakan Lingkungan BLHD Kabupaten Tangerang, Kawasan hutan mangrove yang lazimnya berfungsi sebagai pelindung pantai dari abrasi dan sebagai tempat untuk habitat bagi satwa liar kini telah beralih fungsi, kawasan hutan mangrove dijadikan lahan baru untuk tambak ikan dan pembuatan warung �� warung menggunakan pohon �� pohon dari hutan mangrove. Pemanfaatan lahan dan pohon dari hutan mangrove oleh masyarakat menyebabkan tidak berfungsinya hutan mangrove sebagai pelindung pantai.br /br / Ketidakadaan perlindungan pada pantai yang sebetulnya menjadi penyebab percepatan abrasi, abrasi pantai terjadi karena meningkatnya temperatur rata-rata atmosfer, kenaikan suhu udara di bumi berdampak pada peningkatan suhu air laut dan secara tidak langsung menambah volume air laut samudera dan implikasinya adalah permukaan air laut yang semakin tinggi lalu menggerus pantai. Abrasi pantai yang terjadi di pesisir pantai utara Kabupaten Tangerang sangat mengkhwatirkan. Abrasi menyebabkan potensi ekonomi 24 desa di Kecamatan Kronjo, Kemiri, Mauk, Sukadiri, Paku Haji, dan Teluk Naga, kerugian setiap desa ditaksir mencapai Rp 95 miliar per tahun.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kampanye, Pelestarian, Hutan Mangrove
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual > 2011
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:59
Last Modified: 16 Nov 2016 07:59
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/20608

Actions (login required)

View Item View Item