penjadwalan Mesin Dalam Proses Perakitan Upper Sepatu Dengan Kriteria Minimasi Makespan Di PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk

Waryah, Yulia (2011) penjadwalan Mesin Dalam Proses Perakitan Upper Sepatu Dengan Kriteria Minimasi Makespan Di PT. Primarindo Asia Infrastructure Tbk.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Sebuah perusahaan industri manufaktur akan senantiasa melakukan perencanaan danbr / pengendalian sistem produksi, bertujuan agar dapat mencapai efektivitas danbr / efisiensi selama proses produksi. Salah satu hal yang penting dalam sistem produksibr / adalah penjadwalan mesin. Penjadwalan mesin digunakan untuk menentukan outputbr / yang akan keluar pada mesin, sehingga volume produk yang diproduksi dapatbr / terpenuhi dan terkendali sesuai yang telah direncanakan. Penjadwalan mesin dapatbr / meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam memproduksi produk. Sebab padabr / penjadwalan mesin terdapat pengurutan pekerjaan yang dapat mengoptimalkanbr / penggunaan mesin dan meminimasi waktu penyelesaian produk. Terutama untukbr / perusahaan yang menerima beberapa order yang datang dengan berbagai end itembr / dari produk yang dipesan dengan waktu yang telah ditentukan.br / PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk merupakan perusahaan manufaktur yangbr / memproduksi sepatu di Bandung. PT. Primarindo Asia Infrastructure, Tbk.br / melakukan penjadwalan mesin untuk produk order-nya dengan memprioritaskanbr / pekerjaan (job) berdasarkan banyaknya urutan proses operasi dan lamanya waktubr / penyelesaian pekerjaan.br / Pada penelitian ini, melakukan penjadwalan mesin menggunakan metode prioritybr / dispatching algoritma jadwal aktif dan jadwal non delay. Dengan begitu dapatbr / melakukan usulan perbaikan yang bertujuan memperoleh pengurutan pekerjaan danbr / penjadwalan mesin yang baik, agar dapat mengurangi makespan produksi untukbr / produk order dengan beberapa end item sehingga dapat memenuhi due date yangbr / akan datang dan terhindar dari work in process pada proses selanjutnya.br / Hasil penelitian menunjukan bahwa penjadwalan mesin menggunakan metodebr / priority dispatching dengan algoritma jadwal non delay merupakan penjadwalanbr / mesin yang lebih baik. Karena penjadwalan mesin tersebut memiliki waktubr / penyelesaian pekerjaan (makespan) yang lebih pendek dan waktu menganggur yangbr / relatif lebih singkat dibandingkan penjadwalan mesin dilakukan perusahaan danbr / menggunakan metode priority dispatching dengan algoritma jadwal aktif.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Penjadwalan Mesin, Jadwal Aktif, Jadwal Non Delay, Makespan.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Industri > 2011
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Industri (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:59
Last Modified: 16 Nov 2016 07:59
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/20702

Actions (login required)

View Item View Item