Analisis Hukum Mengenai Penerapan Asas Piercing The Corporate Veil Atas Tanggung Jawab Direksi Pada Sebuah Perseroan Terbatas Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

Mirza Lameida, Farahdina (2011) Analisis Hukum Mengenai Penerapan Asas Piercing The Corporate Veil Atas Tanggung Jawab Direksi Pada Sebuah Perseroan Terbatas Menurut Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kegiatan perekonomian sangat mendukung dalam kegiatan pembangunan dibr / Indonesia saat ini, salah satunya kegiatan perekonomian yang berbentuk perusahaanbr / atau usaha yang didirikan oleh individu atau orang perorangan. Salah satu bentuk usahabr / yang didirikan oleh individu yaitu usaha dalam bentuk perseroan terbatas (PT).br / Pengelolaan perusahaan diserahkan pada individu atau organisasi yang terdapat dalambr / perseroan terbatas, salah satu organ yang cukup penting dalam perseroan terbatas yaitubr / Direksi. Direksi wajib bertindak dengan itikad baik dan penuh tanggung jawabbr / menjalankan tugas untuk kepentingan perseroan, akan tetapi pada praktiknya direksibr / seringkali tidak menjalankan peran pengawasannya terhadap perseroan, dimana karenabr / kesalahan dan kelalaiannya menyebabkan timbulnya kerugian dalam perseroan dimanabr / direksi sebagai organ kepercayaan dalam perseroan yang ditunjuk untuk mengurusibr / segala kepentingan perseroan dalam hal ini terbukti melakukan pelanggaran denganbr / secara langsung atau tidak langsung melakukan perbuatan melawan hukum sehinggabr / menimbulkan utang bagi perseroan. Berdasarkan latar belakang tersebut maka perlubr / dikaji permasalahan mengenai penerapan asas Piercing The Corporate Veil menurutbr / Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas danbr / implementasinya di Indonesia serta dampak pelaksanaan tanggung jawab Direksi dalambr / perseroan terbatas menurut asas Piercing The Corporate Veil berdasarkan Undang-br / Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.br / Penelitian yang dilakukan penulis bersifat deskriptif analitis dengan melukiskanbr / fakta-fakta berupa data primer dan data sekunder dengan menggunakan metodebr / pendekatan yuridis normatif. Data yang dihasilkan dianalisis secara yuridis kualitatif,br / sehingga hierarki peraturan perundang-undangan dapat diperhatikan serta dapatbr / menjamin kepastian hukum.br / Berdasarkan analisis terhadap data yang diperoleh disimpulkan bahwa asasbr / Piercing The Corporate Veil menjadi berlaku apabila memenuhi ketentuan berdasarkanbr / pasal 3 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas,br / selain itu asas Piercing The Corporate Veil dapat diterapkan pada para pemegangbr / saham yang secara sengaja melakukan kesalahan yang menyebabkan timbulnyabr / kerugian dalam perseroan salah satunya direksi, apabila direksi dalam hal ini terbuktibr / melakukan pelanggaran dengan secara langsung atau tidak langsung melakukanbr / perbuatan melawan hukum dalam perseroan dengan menggunakan harta kekayaan milikbr / perseroan sehingga menimbulkan utang bagi perseroan, tanggung jawab direksi sebagaibr / salah satu pemegang saham yang bersifat terbatas dapat diganti menjadi tanggungbr / jawab tidak terbatas (Piercing The Corporate Veil).

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Hukum Mengenai Penerapan Asas Piercing
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Hukum > 2011
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:59
Last Modified: 16 Nov 2016 07:59
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/20805

Actions (login required)

View Item View Item