Tinjauan Hukum Terhadap Kemiripan Merek Pada Produk Makanan Dan Minuman Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek

Annasnurdin, Ahmad (2011) Tinjauan Hukum Terhadap Kemiripan Merek Pada Produk Makanan Dan Minuman Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Perusahaan yang memproduksi barang (makanan, minuman, dan lain-lain) ataubr /br /br / jasa pada umumnya menggunakan merek tertentu. Merek telah lama digunakan sebagaibr /br /br / alat untuk membedakan barang dan jasa yang diproduksi oleh suatu perusahaan daribr /br /br / barang dan atau jasa produksi perusahaan lain yang sejenis, atau digunakan untukbr /br /br / memberikan tanda dari produk yang dihasilkan. Permasalahan yang timbul berkaitanbr /br /br / dengan merek yang saat ini sering terjadi adalah praktek peniruan merek dagang danbr /br /br / praktek pemalsuan merek dagang. Praktek peniruan dan pemalsuan khususnya padabr /br /br / produk makanan dan minuman jelas akan merugikan tidak hanya bagi para pengusahabr /br /br / yang memiliki atau memegang hak atas merek tersebut, tetapi juga bagi para konsumenbr /br /br / sebagai pengguna dari produk makanan dan minuman. Berkaitan dengan hal tersebutbr /br /br / maka merek harus mendapatkan perlindungan hukum. Oleh karena itu, permasalahanbr /br /br / yang diangkat oleh penulis dari penulisan karya ilmiah ini adalah bagaimana pelaksanaanbr /br /br / perlindungan hukum terhadap merek suatu produk makanan dan minuman dan tindakanbr /br /br / hukum apakah yang dapat dikenakan kepada pihak yang meniru suatu merek produkbr /br /br / makanan dan minuman.br /br /br / Penelitian ini, dilakukan secara deskriptif analitis, yaitu memberikan gambaranbr /br /br / secermat mungkin mengenai fakta-fakta yang ada, baik berupa data sekunder bahanbr /br /br / hukum primer seperti Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentang Merek, yuridisbr /br /br / normatif yaitu data sekunder bahan hukum sekunder berupa doktrin, pandapat hukum parabr /br /br / ahli, dan hasil karya dari kalangan hukum serta bahan hukum tersier berupa data yangbr /br /br / didapat dari majalah dan internet yang berkaitan dengan penelitian. Metode pendekatanbr /br /br / yang digunakan adalah yuridis normatif, yaitu suatu metode di mana hukum dikonsepsikanbr /br /br / sebagai norma, kaidah, asas atau dogma.br /br /br / Berdasarkan analisis terhadap data yang diperoleh disimpulkan bahwa Pasal 28br /br /br / Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 telah mengatur perlindungan atas merek, namunbr /br /br / pada kenyataanya kemiripan atau kesamaan atas merek masih terjadi hingga saat ini, halbr /br /br / ini disebabkan oleh adanya persaingan curang antara perusahaan yang ingin mengambilbr /br /br / keuntungan dengan cara meniru atau membajak merek-merek, khususnya merek padabr /br /br / produk makanan dan minuman yang sudah terkenal. Berdasarkan ketentuan yangbr /br /br / terdapat dalam Pasal 76 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2001 Tentangbr /br /br / Merek bahwa pemilik merek terdaftar dapat mengajukan gugatan perdata terhadap pihakbr /br /br / lain yang secara tanpa hak menggunakan merek yang mempunyai persamaan padabr /br /br / pokoknya atau keseluruhannya untuk barang atau jasa yang sejenis berupa gugatan gantibr /br /br / rugi.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Kemiripan Merek, Produk Makanan, Minuman, UU No 15 Thn 2001
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Hukum > 2011
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:59
Last Modified: 16 Nov 2016 07:59
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/20956

Actions (login required)

View Item View Item