Usulan Strategi Bisnis SBU Helikopter IPTNDalam Menghadapi Globalisasi

Yuliswar, (2012) Usulan Strategi Bisnis SBU Helikopter IPTNDalam Menghadapi Globalisasi.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Strategic Business Unit Helicopter adalah salah satu SBU di IPTN yang lingkup bisnisnya memproduksi dan menjual helikopter dibawah lisensi, masing-masing dari Eurocopter untuk kelas ringan dan berat (BO-105 dan Super Puma – 332) dan dari Bell Helicopter Textron untuk kelas menengah (Bell-412).Sejak berdiri pada tahun 1976, SBU ini menikmati hak monopoli di Indonesia dengan adanya Inpres. No. 1 tahun 1980 yang isinya antara lain larangan import atau memasukkan helikopter yang sekelas dengan produk SBU ini ke Indonesia.Bersamaan dengan munculnya krisis ekonomi di Indonesia sejak tahun 1998, pemerintah berencana mencabut Inpres tersebut dan bersama DPR sedang merancang UU mengenai larangan monopoli. Selain itu pencabutan pembebasan bea masuk untuk import barang-barang pesawat/helikopter menyebabkan ongkos produksi jadi naik.Hal tersebut diatas menyebabkan situasi kompetisi jadi sangat berat buat SBU Helikopter, karena selain situasi eksternal tadi, kondisi internal sendiri tidak cukup baik, antara lain: produk yang dihasilkan sudah tua / hasil disain lama (rata-rata 25 tahun), operasi perusahaan tidak efisien dan kurang produktif. Karena hal-hal tersebut, diperlukan strategi yang tepat agar perusahaan dapat melalui masa krisis ini dan bertahan menghadapi globalisasi .Hasil analisa SWOT menunjukkan bahwa perusahaan sedang dalam kondisi “survival’ dan untuk jangka pendek perlu melakukan strategi “Turnaround” atau berbenah diri. Adapun strategi bisnisnya, metoda matriks GE menunjukkan untuk lini bisnis BO-105, Bell-412, Super Puma-332 adalah kelola dengan hati-hati dan hanya invest untuk program yang menguntungkan dan berisiko rendah. Untuk lini usaha Services strategi yang diusulkan adalah tingkatkan keuntungan dengan menaikkan produktivitas, bangun kekuatan dan identifikasi kelemahan serta evaluasi kemungkinan menjadi leader melalui segmentasi. Dalam jangka menengah dan panjang strategi perusahaan yang diusulkan adalah strategi “Combination” sebagai transisi menuju strategi pertumbuhan, yaitu “Concentric Diversification”. Strategi bisnisnya untuk produk BO-105, Bell-412, Super Puma-332 tetap sama sedangkan untuk produk Services strateginya ditingkatkan dengan memusatkan usaha dalam mempertahankan kekuatan dan invest untuk tumbuh.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Manufacture > Manag. Of Business Adm.-Tech. > 2000
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/2331

Actions (login required)

View Item View Item