Pengaruh Jumlah Per Lembar Saham Dan Rasio Pinjaman Dana Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia)

Melinda Ristia, Siti (2013) Pengaruh Jumlah Per Lembar Saham Dan Rasio Pinjaman Dana Terhadap Harga Saham (Studi Kasus Pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini dilakukan pada Perusahaan Sector Perbankan Tbk sebagai salah satu perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh deviden per share dan loan to deposit ratio terhadap harga saham Perusahaan Sector Perbankan Tbk baik secara parsial maupun simultan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif verifikatif. Sampel yang digunakan dalam penelitian menggunakan metode purposive sampling yaitu laporan keuangan tahunan Perusahaan Sector Perbankan Tbk tahun 2005-2010 sebanyak 30 sampel menggunakan analisis Regresi Linier Berganda. Pengujian hipotesis dalam penelitian ini menggunakan statistik uji F dua pihak dan statistik t uji dua pihak dengan α = 0,05. Proses analisis statistik tersebut menggunakan program SPSS 17.0 for Windows. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa variabel deviden per share terhadap harga saham memiliki pengaruh yang sangat rendah dengan arah positif dengan nilai koefisien determinen sebesar 8,8%, sedangkan variabel loan to deposit ratio terhadap harga saham memiliki pengaruh yang kuat dengan arah positif dengan nilai koefisien determinen sebesar 21,1%. Kesimpulan dari analisis statitistik tersebut adalah deviden per share dan loan to deposit ratio berpengaruh terhadap harga saham secara simultan. Dan deviden per share tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham secara parsial, tetapi loan to deposit ratio pada Perusahaan Sektor Perbankan Yang Terdaftar di BEI Tbk. Berpengaruh positif terhadap harga saham. Dalam hal ini yang lebih diutamakan adalah loan to deposit ratio dari pada dividend per share yang maksimal.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: deviden per share, loan to deposit ratio, harga saham
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Akuntansi > 2012
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:02
Last Modified: 16 Nov 2016 08:02
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/23401

Actions (login required)

View Item View Item