Representasi Berakhirnya Politik Apartheid dalam Film Invictus Karya Sutradara Clint Eastwood (Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Berakhirnya Politik Apartheid Dalam Film Invictus Karya Sutradara Clint Eastwood)

Savitri, Imar (2013) Representasi Berakhirnya Politik Apartheid dalam Film Invictus Karya Sutradara Clint Eastwood (Analisis Semiotika John Fiske Mengenai Berakhirnya Politik Apartheid Dalam Film Invictus Karya Sutradara Clint Eastwood).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui representasi Politik Apartheid dalam film Invictus karya sutradara Clint Eastwood. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dimunculkan pertanyaan tentang bagaimana level realitas, bagaiaman level representasi dan level ideologi dalam film Invictus karya sutradara Clint Eastwood.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian yang digunakan analisis semiotika John Fiske. Pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi. Teknik yang digunakan untuk mengkategorikan sequence adalah menggunakan fungsi narasi propp. Teknik analaisa data menggunakan The Codes of Television John Fiske.Hasil penelitian menunjukan Politik Apartheid pada level realitas disampaikan melalui kode �� kode appereance (penampilan), dress (kostum) dan make-up (tata rias), environment (lingkungan), gesture (gerakan) dan expression (ekspresi) dan sound (suara). Level representasi disampaikan melalui kode �� kode camera (kamera), lighting (pencahayaan) dan editting (penyuntingan), music (musik), character (karakter), action (aksi), dialogue (dialog), serta conflict (konflik). Pada level ideologi, ideologi yang dihasilkan dari penggabungan level realitas dan level representasi pada tiga sequence adalah teori ideologi hegemoni Antonio Gramsci yang direpresentasikan melalui penokohan Morgan Freeman sebagai Nelson Mandela yang berperan sebagai tokoh yang hegemonik. Simpulan ini menunjukan representasi warisan politik apartheid dilakukan dengan memadukan kode �� kode dalam The Codes of Television John Fiske. Film Invictus secara keseluruhan berusaha menyampaikan permasalahan warisan apartheid yang dapat diselesaikan melalui cara yang tidak terduga, yakni olahraga rugby.Saran dari peneliti diharapkan penelitian mengenai Cutural Studies dapat dikembangkan dengan baik, dibuka suatu forum yang membahas penelitian Cutural Studies, dan peneliti selanjutnya diharapkan meneliti film yang mempunyai nilai kehidupan, seperti nasionalisme, patriotisme, dan sebagainya.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Representasi, Politik Apartheid, Film Invictus.
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2013
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:04
Last Modified: 16 Nov 2016 08:04
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/24962

Actions (login required)

View Item View Item