Persepsi masyarakat di Bantaran Sungai Cikapundung terhadap papan tanda larangan membuang sampah ke sungai

Purnamasari, Yanita (2013) Persepsi masyarakat di Bantaran Sungai Cikapundung terhadap papan tanda larangan membuang sampah ke sungai. Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Media Komunikasi merupakan alat bantu yang digunakan sebagai perantara untuk penyampaian informasi kepada satu orang atau lebih. Signboard atau Billboard atau dalam bahasa Indonesia disebut sebagai papan tanda merupakan salah satu media reklame. Pada media papan tanda berisi pesan larangan, himbauan, ajakan, dan informasi untuk menjaga Sungai Cikapundung tetap bersih namun masih banyaknya masyarakat yang membuang sampah ke sungai dan keadaan papan tanda yang tidak terawat seperti, kotor, berkarat, dan pudar.Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologi yang diambil dari representasi Creswell. Papan Tanda yang berada dibantaran sungai manampilkan ilustrasi dan kalimat yang baik tetapi pesan ilustrasi yang ditampilkan tidak mendukung dari isi pesan yang disampaikan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa media papan tanda larangan membuang sampah banyak berisi kata-kata larangan, himbauan, ajakan, informasi, dan peringatan menampilkan visual gambar dan visual teks diketahui dan dipahami oleh masyarakat dengan baik tetapi mengandung pesan yang berbeda.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Persepsi, Papan Tanda, Sungai, Cikapundung
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual > 2013
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Desain > Desain Komunikasi Visual (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:05
Last Modified: 16 Nov 2016 08:05
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/25451

Actions (login required)

View Item View Item