Perlindungan Hukum Terhadap Investor Atas Pailitnya Perusahaan Pilang Berjangka Dalam Perjanjian Kerjasama Investasi Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Junctio Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tent

Suminar, Rimei (2013) Perlindungan Hukum Terhadap Investor Atas Pailitnya Perusahaan Pilang Berjangka Dalam Perjanjian Kerjasama Investasi Dihubungkan Dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 Tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Junctio Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 Tent. Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Investasi secara harfiah diartikan sebagai aktivitas atau kegiatan penanaman modal, sedangkan investor adalah orang atau badan hukum yang mempunyai uang melakukan investasi atau penanaman modal. Banyak investasi yang dialihkan dari investasi secara langsung kepada investasi surat berharga, terutama oleh investor mandiri atau kecil dan menengah maupun investor besar. Permasalahan yang diangkat untuk penulisan dalam penelitian ini adalah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Juncto Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang, permasalahannya adalah bagaimana pelaksanaan perlindungan hukum bagi investor atas pailitnya perusahaan pialang berjangka berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Juncto Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan bagaimana penyelesaian sengketa dalam perjanjian kerjasama investasi sehubungan dengan pailitnya perusahaan pialang berjangka berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Juncto Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang.Penulisan skripsi ini menggunakan metode penulisan yuridis normatif yang bersifat deskritif analisis, dengan menggunakan metode ini diharapkan dapat memperoleh gambaran yang menyeluruh dan sistematis yang menyeluruh mengenai kasus yang sedang diteliti dan kemudian menganalisanya berdasarkan berupa fakta-fakta data sekunder yang diperoleh dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier, kemudian dianalisa dengan menggunakan peraturan peraturang perundang-undangan yang berlaku saat ini di Indonesia.Berdasarkan analisis terhadap data yang diperoleh disimpulkan bahwa perlindungan hukum bagi investor atas pailitnya perusahaan pialang berjangka diatur dalam Pasal 50 ayat 2 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi Juncto Pasal 56 ayat 1 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang dan penyelesaian sengketa dalam perjanjian kerjasama investasi sehubungan dengan pailitnya perusahaan Pialang Berjangka diatur dalam Pasal 61 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi secara perdata dan Pasal 71 sampai Pasal 76 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi secara pidana.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: hukum,investor,pialang
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Hukum > 2013
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:06
Last Modified: 16 Nov 2016 08:06
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/25993

Actions (login required)

View Item View Item