Perancangan enterprise arsitektur sistem informasi penjadwalan menggunakan kerangka kerja Togaf ADM : (studi kasus SMK Muhammadiyah 2 Kungingan)

Tahriludin, Udin (2014) Perancangan enterprise arsitektur sistem informasi penjadwalan menggunakan kerangka kerja Togaf ADM : (studi kasus SMK Muhammadiyah 2 Kungingan).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Perkembangan teknologi terjadi dengan sangat cepat, hal tersebut terbukti dengan semakin meningkat nya peranan teknologi dalam berbagai bidang kehidupan. Salah satu bidang yang merasakan dampak dari perkembangan teknologi adalah bidang pendidikan. SMK Muhammadiyah 2 Kuningan adalah sekolah yang dipilih sebagai tempat studi kasus dalam penelitian ini. Saat ini SMK Muhammadiyah 2 Kuningan telah menjadi salah satu sekolah swasta yang termasuk kategori sekolah besar di Kabupaten Kuningan, oleh karena itu sekolah dituntut untuk lebih meningkatkan kualitas pembelajaran dan pelayanan, salah satunya dalam pengelolaan penjadwalan,permasalahan yang terjadi bahwa masih terdapat sumberdaya seperti ruang belajar teori dan praktek sebanyak 24 ruangan dari total kebutuhan 34 ruangan, dan kesediaan guru mata pelajaran normatif, adaptif dan produktif yang belum terpenuhi sehingga proses belajar tidak berjalan secara optimal.Arsitektur enterprise mengandung arti perencanaan, pengklasifikasian, pendefinisian, dan rancangan konektifitas dari berbagai komponen yang menyusun suatu enterprise yang diwujudkan dalam bentuk model dan gambar serta memiliki komponen utama yaitu arsitektur bisnis, arsitektur informasi (data), arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi. Terdapat beberapa jenis kerangka kerja yang bisa digunakan dalam penelitian arsitektur enterprise, diantaranya adalah Zachman framework, Federal Enterprise Architecture Framework (FEAF), DoD Architecture Framework (DoDAF), Treasury Enterprise Architecture Framework (TEAF), serta The Open Group Architectural Framework (TOGAF). TOGAF memiliki kelebihan bersifat fokus pada siklus implementasi Architecture Development Method (ADM), lebih detail, dan lengkap. Oleh karena itu, kerangka kerja yang digunakan untuk penelitian ini adalah TOGAF.Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan: (1) Pelaksanaan pengolahan penjadwalan masih dilakukan dengan menggunakan aplikasi yang bersifat umum yaitu Microsoft Excel dan Asc Time Table. (2) Belum ditemukan sistem informasi yang menangani pengelolaan penjadwalan. (3) Untuk merancang arsitektur sistem informasi penjadwalan terdapat 6 tahapan yang dilakukan pada kerangka kerja TOGAF ADM meliputi architecture vision, business architecture, system information architecture, technology architecture, opportunities and solution, sampai dengan migration planning. (4) Pada tahap persiapan, pihak sekolah sudah bersedia untuk melengkapi sarana penunjang kegiatan belajar seperti kekurangan ruang belajar dan membuat manajemen prosedur bagi setiap guru meliputi batasan waktu kesiapan mengajar dan batasan gelar akademik minimal S1. (5) Platform teknologi yang ada saat ini mendukung kandidat aplikasi yang diusulkan tetapi perlu dilakukan pemisahan pemakaian agar lebih khusus mengelola penjadwalan. Untuk itu perancangan arsitektur enterprise ini dapat dijadikan panduan langkah awal untuk melakukan perencanaan cetak biru perancangan enterprise arsitektur sistem informasi penjadwalan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: enterprise architecture, business architecture, information system architecture, application architecture, technologi architecture
Subjects: S2 Thesis > Magister Sistem Informasi > 2012
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:06
Last Modified: 16 Nov 2016 08:06
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/26563

Actions (login required)

View Item View Item