ANARKISME DAN POTRET FEMINISME KITA

A, Syaiful (2002) ANARKISME DAN POTRET FEMINISME KITA.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Dengan mengutip Pramoedya Ananta Toer, Nurcholis Madjid mencoba menggambarkan kondisi mental bangsa kita dewasa ini dengan cerminan dewa Syiwa (Dewa Perusak dalam kepercayaan Hindu). Nampak di luar begitu indah. Tentram. Santun. Tetapi kalau marah, menjadi pendendam. Tidak mau kompromi dan berusaha melenyapkan semua yang ada. (Kompas, Senin 12/02/2001).Nampaknya paras bangsa kita, memang terlalu “macho”, untuk tidak menyebut ganas. Terlalu banyak luka yang belum tersembuhkan, akibat “bisul” ketidak-beradaban yang tiba-tiba saja membesar dan meledak. Ada perang antar agama di Ambon dan Maluku. Ada lagi perang antar etnis di Sambas. Ditambah lagi pelenyapan etnis (genocide) di Sampit, dan tragedi-tragedi ketidak-beradaban lainnya, yang barangkali terlalu menyakitkan untuk kita sebutkan.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > Islamic Resources > Artikel
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: http://repository.unikom.ac.id/id/eprint/2762

Actions (login required)

View Item View Item