Penataan Pasar Tradisional Berbasis Arsitektur yang Menyehatkan Tema : Arsitektur yang Menyehatkan

Ramadhani, (2014) Penataan Pasar Tradisional Berbasis Arsitektur yang Menyehatkan Tema : Arsitektur yang Menyehatkan.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Bandung merupakan ibu kota dari provinsi Jawa Barat, dan salah satu kota yang ternama di Indonesia, dimana sebagai salah satu kota wisata yang sangat populer bagi masyarakat Nasional maupun masyarakat International, kurang lebih 5 juta wisatawan yang datang ke kota bandung. Untuk mengimbangi hal tersebut banyak upaya pembangunan untuk mengfasilitasinya seperti banyak terbangunnya hotel-hotel dari yang mewah hingga yang sederhana, mulai tumbuh pusat perdagangan industry fashion, dan banyaknya tempat-tempat yang memanjakan wisatawan yang menyukai wisata kuliner. Namun Kota Bandung atau Kota Kembang yang biasa disebutkan oleh masyarakat masih banyak sekali memiliki yang belum terselesaikan bagaimana yang dialami kota-kota besar-besar lainnya yang ada di Indonesia. Seperti pemukiman padat, pertumbuhan yang tidak diimbangi oleh fasiltas umum yang ada, dan pembangunan yang tidak menyehatkan secara keadilan sosial, dan untuk masyarakat bandung sendiri. Fasilitas umum yang ditekankan pada pembahasan ini, dimana merupakan salah satu kebutuhan pokok oleh masyarakat secara umum yaitu pasar tradisional, pasar tradisional melihat perkembangannya dimulai dari kebutuhan masyarakat yang berbeda-beda, untuk mencukupi hal tersebut maka dibutuhkannya satu tempat untuk bertemu yang bertujuan saling mencukupi kebutuhan mereka masing-masing, namun hal tersebut tidak terkontrol dengan baik maupun dari masyarakat dan pemerintah setempat yang berwenang. �� Karena masa depan peradapan manusia berada dikota, ketika salah mengelolah suatu kota, maka hancurlah peradapan kota tersebut �� ( Ridwan Kamil, 2011 ) Seperti pada Pasar Tradisional Suci, Jalan. Surapati yang berada dijantung kota Bandung. Keberadaan yang sangat kontras dikarenakan pasar tersebut membuat kemacetan, lebih lagi terletak disatu persimpangan, dan dimana kawasan tersebut salah satu kawasan sentra Clothing Suci, kawasan hiburan, ruang public, dan dikelilingi oleh bangunan-bangunan yang befungsi komersil, sehingga tidak terjadinya keseimbangan, pada kawasan tersebut. Penataan ruang-ruang para pedagang yang tidak teratur yang menyebabkan kurang jelasnya sirkulasi, penghawaan dan pencahayaan dengan baik. Tidak adanya sistem yang jelas membuat tidak adanya kesadaran dari para pedagang maupun para penunjung pasar tersebut. Serta konsep pengelolahan yang kurang baik sehingga banyak terjadinya pengelolahan sampah yang tidak baik, sehingga tercipta penumpukkan sampah, fasilitas service yang tidak terjaga, sistem parkir kendaraan yang tidak jelas, dan keadaan fisik bangunan dari kawasan tersebut semakin tidak layak. Berdasarkan pemaparan diatas bahwa penataan pasar tradisional yang berada di jalan. Surapati sangat dibutuhkan, maka dari itu saya menawarkan konsep menyehatkan yaitu memperbaiki sistem ruang pedagang, memperbaiki sirkulasi memperbaiki kualitas mutu, memperbaiki kualitas service, memperbaiki sistem pengelolahan sampah, dan memperbaiki presepsi masyarakat yang kurang baik terhadap pasar tradisional. Dan hal-hal diatas terjadi karena terdapat permasalahan dalam perancangannnya, maka saya bertujuan menata kembali pasar tradisional melalaui tugas akhir ini dengan Judul �� Penataan Pasar Tradisional Kota Berbasis Arsitektur Menyehatkan Pasar Tradisional Kota ��

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Pasar Tradisional
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Arsitektur > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Teknik Arsitektur (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:09
Last Modified: 16 Nov 2016 08:09
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/28540

Actions (login required)

View Item View Item