Identifikasi Hubungan Pemanfaatan ICT Dengan Perkembangan Industri Kreatif Fashion Sebagai Salah Satu Komponen Daya Saing Kota Bandung

Andrian, Tasa (2014) Identifikasi Hubungan Pemanfaatan ICT Dengan Perkembangan Industri Kreatif Fashion Sebagai Salah Satu Komponen Daya Saing Kota Bandung.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Industri Kreatif dapat diartikan sebagai kumpulan aktivitas ekonomi didalamnya terdapat keunggulan kreativitas dalam menghasilkan desain-desain kreatif yang melekat pada produk barang/jasa yang dihasilkan. Industri kreatif merupakan kumpulan dari sektok-sektor industri yang mengutamakan kreativitas sebagai modal utama dalam mengahasilkan produk barang dan jasa. salah satu industri kreatifnya adalah industri kreatif fashion. Industri kreatif fashion merupakan kegiatan yang berkaitan dengan desain pakaian desain alas kaki, dan desain aksesoris mode lainya. Industri kreatif fashion yang dikaji dalam penelitian ini adalah adalah desain pakaian. Seiring dengan perkembangan kegiatan perdagangan di Kota Bandung, keberadaan distro turut berkembang pula. Salah satu cerminan berkembangnya industri kreatif fashion adalah munculnya distro, hal ini terjadi di Kota Bandung. Keberadaan distro ini dapat menjadi salah satu komponen daya saing dari aspek ekonomi dan tenaga kerja. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi hubungan pemanfaatan ICT dengan perkembangan industri kreatif fashion sebagai salah satu komponen daya saing Kota Bandung. Sasaran untuk mencapai tujuan dari penelitian ini adalah teridentifikasinya perkembangan industri kreatif fashion di Kota Bandung yang menjadi salah satu komponen daya saing Kota Bandung, teridentifikasinya pola pemanfaatan ICT pada industri kreatif fashion Kota Bandung dan teridentifikasinya hubungan pemanfaatan ICT dengan perkembangan industri kreatif fashion sebagai komponen daya saing Kota Bandung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analisis korelasi dan metode analisis crosstab. Metode ini digunkan untuk mengidentifikasi hubungan pemanfaatan ICT dengan perkembangan industri kreatif fashion. Data yang digunakan berupa data primer dan data sekunder. Data primer berupa data tentang industri kreatif fashion dan data sekunder berupa data dari literatur��literatur atau data yang diperoleh dari dinas��dinas atau instansi yang terkait dalam bidang industri kreatif dan bidang ICT. Jumlah sampel yang digunakan adalah sebanyak 28 sampel. Perkembangan dilihat dari bertambahnya jumlah distro setiap tahunnya, perkembangan juga ditunjukan dari jenis produk dan desain produk, dimana untuk jenis dan produk dari tahun ke tahun mengalami perubahan. Selain itu perkembangan juga dilihat dari cara pemasarannya, dimana cara pemasaran terus mengalami perubahan, perubahan cara pemasaran ditunjukan dari adanya pelaku distro memanfaatkan internet dalam pemasaran produk, hal ini menunjukan perkembangan dari distro (industri kreatif fashion). Dilihat dari hubungan pemanfaatan ICT dengan jumlah produksi, desain produk dan penjualan produk terlihat bahwa adanya hubungan yang signifikan. Hal ini dapat diartikan bahwa perkembangan industri kreatif fashion berhubungan dengan adanya pemanfaatan ICT.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Industri Kreatif, Industri Kreatif Fashion, ICT, Daya Saing Kota
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Teknik Dan Ilmu Komputer > Teknik Perencanaan Wilayah Dan Kota > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer > Perencanaan Wilayah dan Kota (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:09
Last Modified: 16 Nov 2016 08:09
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/28555

Actions (login required)

View Item View Item