Wacana Takut Dalam Puisi "Takut 66, Takut 98" Karya Taufiq Ismail (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Mengenai Wacana Takut Dalam Puisi "Takut 66, Takut 98" Karya Taufiq Ismail)

S, Regiansyah (2014) Wacana Takut Dalam Puisi "Takut 66, Takut 98" Karya Taufiq Ismail (Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough Mengenai Wacana Takut Dalam Puisi "Takut 66, Takut 98" Karya Taufiq Ismail). Diploma thesis, Universitas Komputer Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mengkaji Wacana Takut Dalam Puisi ��Takut 66, Takut 98�� Karya Taufiq Ismail. Untuk mencapai tujuan tersebut maka dimunculkan pertanyaan tentang bagaimana struktur teks, Discourse Practice (Produksi dan Konsumsi teks), dan Sosiocultural Practice (Situasional, Instituasional, Sosial) Pada Puisi ��Takut 66, Takut 98��. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain penelitian analisis wacana kritis yang dikemukakan oleh Norman Fairclough. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu dengan melakukan dokumentasi, wawancara mendalam, studi kepustakaan dan penelusuran data online. Teknik penentuan informan menggunakan metode purposive dengan pertimbangan, yaitu para informan mengetahui banyak informasi seputar teks yang diteliti. Hasil penelitian pada struktur teks menunjukan Koherensi pada titik tertentu menunjukkan ideologi. Taufiq ismail ingin memberi tahukan kepada penguasa bahwasanya disebuah negara demokrasi terdapat sebuah intelektual yang bisa menjatuhkan suatu rezim yaitu mahasiswa. Discourse Practice Taufiq ismail dilandasi pemikiran yang kritis dan dilandasi oleh aspek sejarah. Sosiocultural Practice terjadi sebuah gerakan mahasiswa yang begitu besar yang dikarena adanya sebuah kerusakan suatu sistem politik di Indonesia pada tahun 1998. Kesimpulan membuktikan bahwa puisi ��Takut 66, Takut 98�� ingin mengingatkan kepada pemimpin Negara bahwa dalam sebuah Negara terdapat pengontrol pemerintahan yang begitu kuat yaitu mahasiswa. Selain itu proses dalam produksi puisi ini Taufiq Ismail dilandasi dengan aspek sejarah yang dia alami langsung maupun sebagai saksi sejarah. Pada saat puisi ini diproduksi menunjukan dominasi gerakan mahasiswa yang sangat massif yang meruntuhkan rezim Orde Baru. Saran diharapkan mahasiswa membekali diri dengan pemikiran yang kritis untuk bagaimana menjaga stabilitas Negara dalam bidang politik, sosial, ekonomi dan hukum. Sehingga apa yang menjadi keresahan masyarakat, mahasiswa sudah memiliki rencana yang efektif disetiap permasalahan di Negara ini.

Item Type: Thesis (Diploma)
Uncontrolled Keywords: Analisis Wacana Kritis, Puisi ��Takut 66, Takut 98��
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:09
Last Modified: 16 Nov 2016 08:09
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/28594

Actions (login required)

View Item View Item