Aktivitas Komunikasi Siswa Tunadaksa (Studi Etnografi Komunikasi tentang Aktivitas Komunikasi Siswa Tunadaksa di SLB-ABC&Autis Yayasan Pendidikan Latihan Anak Berkelainan (YPLAB) Lembang dalam Berinteraksi di Lingkungan Sekolahnya)

Ana Yaomil, Syarah (2014) Aktivitas Komunikasi Siswa Tunadaksa (Studi Etnografi Komunikasi tentang Aktivitas Komunikasi Siswa Tunadaksa di SLB-ABC&Autis Yayasan Pendidikan Latihan Anak Berkelainan (YPLAB) Lembang dalam Berinteraksi di Lingkungan Sekolahnya).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk menguraikan secara mendalam tentang Aktivitas Komunikasi Siswa Tunadaksa di SLB-ABC & Autis YPLAB Lembang dalam Berinteraksi di Lingkungan Sekolahnya. Untuk menjabarkan fokus penelitian, maka peneliti membagi ke dalam beberapa sub-sub masalah mikro yaitu situasi komunikatif, peristiwa komunikatif, dan tindakan komunikatif siswa tunadaksa di SLB-ABC YPLAB Lembang dalam berinteraksi di lingkungan sekolahnya. Metode Penelitian ini adalah metode kualitatif tradisi etnografi komunikasi dengan teori pendukung yang diangkat yaitu interaksi simbolik. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 4 (empat) orang, terdiri dari 2 (dua) informan dan 2 (dua) informan pendukung yang diperoleh melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, Observasi, Dokumentasi, Internet Searching dan Studi Pustaka. Teknik uji keabsahan data dengan cara meningkatkan ketekunan, triangulasi, dan diskusi dengan teman sejawat. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa, Situasi komunikatif siswa tunadaksa saat berinteraksi di lingkungan sekolahnya yaitu tetap sama walaupun lokasinya berubah. Peristiwa komunikatif, terdapat beberapa komponen yang peneliti uraikan, yaitu melalui kata SPEAKING, yang terdiri dari: setting/scence yaitu di lingkungan sekitar sekolah, partisipants yaitu guru dan teman-temannya, ends yaitu rasa ingin tahu, act sequence yaitu isi pesan saat sedang berinteraksi, keys yaitu nada emosi yang digunakan, instrumentalities yaitu bahasa dan gaya berbicara, norms of interaction yaitu nasihat dan arahan, genre yaitu jenis komunikasi personal. Tindakan komunikatif, secara umum anak tunadaksa cenderung menggunakan komunikasi verbal dibandingkan komunikasi non verbal ketika berkomunikasi dengan guru dan teman-temannya. Simpulan dari penelitian ini bahwa Aktivitas Komunikasi siswa tunadaksa dalam berinteraksi di lingkungan sekolahnya yaitu anak tunadaksa diberi kelebihan dalam berkomunikasi verbal dengan cakap walaupun komunikasi tersebut sederhana, sehingga dari hal tersebut dapat menimbulkan aktivitas khas yang kompleks yang di dalamnya terdapat peristiwa-peristiwa khas komunikasi yang melibatkan tindak-tindak komunikasi tertentu dan dalam konteks komunikasi yang tertentu pula. Saran dari penelitian ini adalah SLB-ABC & Autis YPLAB Lembang terus memberikan motivasi pada siswa tunadaksa melalui kegiatan dan program tertentu di luar program pembelajaran, agar siswa tunadaksa tetap semangat dan menumbuhkan percaya dirinya untuk berkomunikasi, dan menganggap semua kekurangan itu sebagai suatu kelebihan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Etnografi Komunikasi, Aktivitas Komunikasi, Situasi Komunikatif, Peristiwa Komunikatif, Tindakan Komunikatif, Siswa Tunadaksa
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Sospol > Ilmu Komunikasi > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Ilmu Komunikasi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:09
Last Modified: 16 Nov 2016 08:09
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/28727

Actions (login required)

View Item View Item