Pengaruh Pengadopsian International Financial Reporting Standards Tentang Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran Piutang Pembiayaan Konsumen dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Terhadap Laba Bersih (Studi Kasus pada Perusahaan Multifinance yang Te

Eka Ramayanti, Desi (2014) Pengaruh Pengadopsian International Financial Reporting Standards Tentang Instrumen Keuangan: Pengakuan dan Pengukuran Piutang Pembiayaan Konsumen dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Terhadap Laba Bersih (Studi Kasus pada Perusahaan Multifinance yang Te.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pengadopsian International Financial Reporting Standards (IFRS) di Indonesia sudah rampung pada tahun 2010 dan mulai diterapkan secara penuh pada tahun 2012. Sampai 1 Januari 2012, DSAK-IAI telah menerbitkan semua IFRS/IAS termasuk IAS 39 tentang Financial Instrument: Recognition and Measurement yang diterbitkan dalam PSAK 55. Di dalam PSAK 55, Piutang Pembiayaan Konsumen sebagai aset keuangan diukur berdasarkan fair value option yaitu, diestimasi dengan cara biaya perolehan diamortisasi menggunakan suku bunga efektif. PSAK 55 juga mewajibkan pembentukan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas pembiayaan yang mengalami penurunan nilai dan dihitung secara individu maupun kolektif. Keuntungan dan kerugian atas pengukuran dalam PSAK 55 diakui pada laporan Laba/ Rugi Komprehensif. Ketentuan tersebut secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi Laba Bersih. Penelitian menggunakan metode deskriptif dan metode analisis statistik. Sampling jenuh digunakan untuk mengetahui Piutang Pembiayaan Konsumen, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Laba Bersih setelah adanya pengadopsian IFRS dengan data berasal dari laporan keuangan perusahaan. Kemudian semua variabel dianalisis dengan regresi linier berganda untuk mengetahui pengaruhnya secara simultan maupun parsial. Hasil penelitian menemukan, setelah pengadopsian IFRS Piutang Pembiayaan Konsumen berpengaruh signifikan positif terhadap Laba Bersih, sementara Cadangan Kerugian Penurunan Nilai berpengaruh signifikan negatif terhadap Laba Bersih. Secara simultan Piutang Pembiayaan Konsumen dan Cadangan Kerugian Penurunan Nilai berpengaruh signifikan terhadap Laba Bersih.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: IFRS, IAS 39, PSAK 55, Instrumen Keuangan, Aset Keuangan, Pengakuan, Pengukuran, Fair Value Option, Piutang Pembiayaan Konsumen, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai, Laba Bersih)
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Akuntansi > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Akuntansi (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:11
Last Modified: 16 Nov 2016 08:11
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/29655

Actions (login required)

View Item View Item