PERANAN KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN GIBBERELLIN (GA3) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annum L.) KULTIVAR BELL BOY

Rindra Cahyanti, Wyna (2002) PERANAN KONSENTRASI DAN INTERVAL PEMBERIAN GIBBERELLIN (GA3) TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PAPRIKA (Capsicum annum L.) KULTIVAR BELL BOY.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan kajian percobaan mengkombinasikan antara macam konsentrasi GA3 dan interval pemberiannya ke tanaman paprika dengan tujuan untuk mengetahui pengaruhnya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman paprika. Hipotesis dalam penelitian ini adalah diduga terjadi interaksi antara perlakuan konsentrasi dan interval pemberian GA3 terhadap hasil dan pertumbuhan tanaman paprika dan pengaruh konsentrasi GA3 serta pengaruh interval pemberian GA3 secara terpisah terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman paprika. Penelitian ini dilaksanakan di Green House Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Malang dengan ketinggian tempat 550 m dpl pada bulan November 2001 sampai dengan bulan Februari 2002. Percobaan dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor meliputi : Faktor I : K0 (0 ppm), K1 (30 ppm), K2 (60 ppm). Faktor II : I1 (4 hari sekali), I2 (8 hari sekali), I3 (12 hari sekali), I4 (16 hari sekali) sehingga didapatkan 12 kombinasi perlakuan. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang 3 kali, tiap perlakuan ada 5 sampel tanaman. Pengamatan dilakukan mulai tanaman berumur 15 hari setelah pindah tanam dengan interval pengamatan 10 hari sekali. Parameter pengamatan ada dua macam yaitu secara non distruktif meliputi : jumlah daun (helai), tinggi tanaman (cm), diameter batang (cm), jumlah bunga dan secara distruktif meliputi: jumlah buah, diameter buah (cm), panjang buah (cm), bobot segar buah per tanaman (g), bobot segar per buah (g), bobot kering buah (g), bobot segar tanaman (g), bobot kering tanaman (g), panjang akar (cm), bobot segar akar (g), bobot kering akar (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian GA3 dengan berbagai konsentrasi dan interval pemberian yang berbeda tidak menunjukkan pengaruh yang nyata pada interaksi perlakuannya dalam meningkatkan hasil paprika total, namun demikian pada parameter tinggi tanaman, panjang akar dan bobot kering akar interaksi antara perlakuan konsentrasi dan interval pemberian GA3 menunjukkan adanya pengaruh yang nyata. Pada tinggi tanaman perlakuan K2I1 (GA3 60 ppm interval pemberian GA3 4 hari sekali) memberikan hasil terbaik yaitu 35,07 cm. Panjang akar pada perlakuan K0I2 (GA3 0 ppm) menghasilkan akar yang terpanjang yaitu 33,03 cm dan bobot kering akar pada perlakuan K0I4 (0 ppm) memberikan hasil terbesar yaitu 1,34 g. Secara terpisah perlakuan konsentrasi GA3 memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap tinggi tanaman (umur 45 : konsentrasi GA3 60 ppm yaitu sebesar 50,20 cm dan 55 HST : konsentrasi GA3 60 ppm yaitu sebesar 56,32 cm) dan bobot kering tanaman, dan juga memberikan pengaruh yang nyata terhadap bobot kering akar dan bobot kering buah per tanaman. Sedangkan perlakuan interval pemberian GA3 memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap bobot kering tanaman pada perlakuan I3 (pemberian 12 hari sekali) yaitu sebesar 21,20 g, tinggi tanaman (umur 35, 45 dan 55 HST), jumlah daun (umur 45 HST) pada perlakuan I4 (pemberian 16 hari sekali) yaitu sebesar 31,96, jumlah bunga (umur 55 HST) pada perlakuan I4 (16 hari sekali) yaitu sebesar 1,88 dan juga memberikan pengaruh nyata terhadap bobot segar tanaman pada perlakuan I3 (12 hari sekali) sebesar 96,52 g, diameter batang (umur 55 HST) pada perlakuan I1 (4 hari sekali) sebesar 1,06, jumlah buah (umur 45 HST). Penggunaan ZPT GA3 pada perlakuan yang diberikan justru menurunkan kemampuan tanaman untuk berbuah sehingga hasil yang diperoleh juga rendah. Pemberian GA3 juga mengakibatkan daun-daun mengalami khlorosis, sehingga daun menjadi pucat mengarah ke warna kuning muda akan tetapi tanaman menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberi GA3. Hal ini disebabkan adanya faktor-faktor yang mempengaruhinya misal faktor fisiologis seperti perubahan suhu, kurang sinar matahari dan adanya gangguan hama penyakit yang menyerag tanaman terutama hama aphids.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Agriculture > Agronomy > 2002 > Event Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/2966

Actions (login required)

View Item View Item