Pengaruh Laba Per Lembar Saham dan Rasio Hutang Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia

Febrianto, Rio (2014) Pengaruh Laba Per Lembar Saham dan Rasio Hutang Terhadap Harga Saham Pada Perusahaan Sub Sektor Makanan dan Minuman Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Kebutuhan informasi mengenai harga saham bagi investor semakin meningkat, hal ini disebabkan investor ingin mengurangi kerugian, sehingga analisis faktor internal perusahaan maupun faktor eksternal dari luar perusahaan terhadap harga saham sangat diperlukan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh variabel Laba per Lembar Saham (EPS), Rasio Hutang (DER), terhadap harga saham. Populasi dalam penelitian ini adalah pada perusahaan sub sektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2008-2012. Sedangkan sampel yang diambil sebagai objek penelitian yaitu sebanyak 6 (enam) perusahaan dengan menggunakan pooled data sebanyak 30 data, dan menggunakan tekhnik penarikan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh dari BEI untuk data internal perusahaan diantaranya Laba per lembar saham (EPS), Rasio hutang (DER), dan Harga Saham periode 2008 �� 2012. Berdasarkan hasil penelitian Laba Per Lembar Saham berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham sebesar 83,9%. Hal ini berarti bahwa perusahaan harus tetap menjaga Labanya sehingga semakin banyak investor yang tertarik untuk berinvestasi pada perusahaan yang berdampak terhadap kenaikan Harga Saham. Rasio Hutang berpengaruh signifikan terhadap Harga Saham sebesar 1%, artinya dimana penggunaan hutang yang semakin banyak, yang tercermin oleh DER yang semakin besar pada perolehan laba sebelum bunga dan pajak yang sama akan menghasilkan laba per lembar saham yang besar. Sedangkan Laba Per Lembar Saham dan Rasio Hutang berpengaruh Signifikan terhadap Harga Saham sebesar 84,9 %. Apabila laba penjualan saham perusahaan meningkat dan hutang perusahaan tidak berubah/konstan berarti proporsi modal pinjaman tidak berubah, hal ini berarti profitabilitas perusahaan meningkat sehingga dampak akhirnya adalah peningkatan harga penjualan harga saham.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Laba per lembar saham, Rasio hutang, Harga Saham
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Ekonomi Bisnis > Manajemen > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Ekonomi > Manajemen (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:11
Last Modified: 16 Nov 2016 08:11
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/29665

Actions (login required)

View Item View Item