Tinjauan Hukum Terhadap Kewajiban Penerapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan di Bidang Sumber Daya Alam dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas

Soraya Khaerunnisa, Meiza (2014) Tinjauan Hukum Terhadap Kewajiban Penerapan Corporate Social Responsibility Pada Perusahaan di Bidang Sumber Daya Alam dikaitkan Dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 Tentang Perseroan Terbatas.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pembangunan di Indonesia mengacu pada konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) dan tanggung jawab pada lingkungan. CSR secara umum merupakan kontribusi menyeluruh dari dunia usaha terhadap pembangunan berkelanjutan, dengan mempertimbangkan dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dari kegiatannya. CSR menekankan pentingnya peranan perusahaan dalam memberikan kontribusinya kepada masyarakat dan lingkungan terutama bagi perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam sebagaimana yang diamanatkan dalam pasal 74 Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas yang mewajibkan perusahaan di bidang dan/atau yang berkaitan dengan sumber daya alam untuk menerapkan CSR, namun selama ini pelaksanaan CSR hanya didasarkan kepada kesadaran dan komitmen perusahaan, padahal komitmen dan kesadaran perusahaan tidak sama dan sangat tergantung sekali kepada kebijakan perusahaan masing-masing. Fakta menunjukkan bahwa banyak sekali perusahaan yang hanya melakukan kegiatan operasional tetapi kurang sekali memberikan perhatian terhadap kepentingan sosial dan ekonomi masyarakat disekitarnya. Permasalahan yang diangkat dalam pembahasan ini adalah bagaimana efektifitas Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 dalam mengatur mengenai kewajiban penerapan CSR bagi perusahaan yang bergerak di bidang sumber daya alam. Tindakan hukum apa yang dapat dilakukan oleh para pihak dalam hal tidak terpenuhinya kewajiban penerapan CSR. Penelitian yang dilakukan penulis bersifat deskriptif analitis dengan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Data yang dihasilkan dianalisis secarayuridis kualitatif sehingga hirarki peraturan perundang-undangan dapatdiperhatikan serta dapat menjamin kepastian hukum. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis dapat diketahui bahwa perusahaan masih menafsirkan sendiri tentang CSR yang akan mereka jalankan, akibatnya banyak kendala yang dihadapi perushaan dalam menerapkan CSR, sehingga penerapan Undang-Undang Perseroan Terbatas masih belum efektif dalam menerapkan kewajiban CSR. Tindakan hukum yang dapat dilakukan oleh para pihak berupa pemberian sanksi administratif yang dilkakukan oleh instansi atau lembaga yang berwenang.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: UU No 40 Tahun 2007
Subjects: S1-Final Project > Fakultas Hukum > 2014
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum
Universitas Komputer Indonesia > Fakultas Hukum > Ilmu Hukum (S1)
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 08:11
Last Modified: 16 Nov 2016 08:11
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/29767

Actions (login required)

View Item View Item