PENGARUH ENERGI PEMURNIAN NIRA PADA STASIUN PEMURNIAN DI PG. KEBON AGUNG MALANG

M, and Fahmie, Yusnar (2002) PENGARUH ENERGI PEMURNIAN NIRA PADA STASIUN PEMURNIAN DI PG. KEBON AGUNG MALANG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pabrik gula sangat diperlukan kehadirannya karena kita ketahui bersama bahwa gula sudah menjadi kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat Indonesia bahkan kita ingin menjadikan gula sebagai produk ekspor non migas untuk meningkatkan pendapatan devisa negara.Oleh karena itu produksi gula mulai dari proses penggilingan sampai proses penyelesaian harus benar-benar baik terutama pada proses pemurnian nira di stasiun pemurnian. Hal ini disebabkan nira yang keluar dari stasiun gilingan masih mengandung kotoran. Oleh karena itu nira harus dimurnikan dengan tujuan untuk menghilangkan kotoran yang terkandung dalam nira. Pada masa giling, pabrik gula sangat membutuhkan energi yang besar untuk menunjang kelancaran pengolahan maupun untuk menggerakkan mesin-mesin lain. Di pabrik gula sebagian energi yang digunakan untuk menggerakan peralatan yang ada adalah energi panas yang berasal dari uap air yang dihasilkan oleh ketel uap.Untuk menunjang kelancaran proses pemanasan nira di Juice Heater diperlukan uap pemanas dan energi panas yang cukup untuk memanaskan nira yang ada. Untuk itu, akan dicari kebutuhan uap dan energi panas yang digunakan untuk memanaskan nira. Selain itu harus pula diketahui laju aliran massa nira yang masuk ke Juice Heater.Dari proses analisa yang terjadi pada Juice Heater, diperoleh kesimpulan :1. Dari proses analisa pada Juice Heater I diperoleh bahwa efisiensi terbesar adalah pada 0,9812 dimana pada massa nira sebesar 10,5834 Kg/s akan dibutuhkan massa uap sebesar 10,3847 Kg/s, sedangkan energi yang dibutuhkan untuk memanaskan nira adalah sebesar 818,37 KJ/s.2. Dari proses analisa pada Juice Heater II diperoleh bahwa efisiensi terbesar adalah pada 0,9712 dimana pada massa nira sebesar 10,8149 Kg/s akan dibutuhkan massa uap sebesar 10,4905 Kg/s, sedangkan energi yang dibutuhkan untuk memanaskan nira adalah sebesar 826,69 KJ/s.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Mechanical Eng > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/2986

Actions (login required)

View Item View Item