ANALISA GAYA-GAYA PADA PROSES PENGGERGAJIAN KAYU DENGAN MESIN GERGAJI LINGKAR( CIRCULAR SAW )

Surahman, (2002) ANALISA GAYA-GAYA PADA PROSES PENGGERGAJIAN KAYU DENGAN MESIN GERGAJI LINGKAR( CIRCULAR SAW ).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pemotongan kayu dengan gergaji lingkar ( circular saw ) adalah jenis pemotongan berputar ( pheriperal milling ) dimana pada proses pemotongan terjadi pertemuan antara mata gergaji dengan permukaan kayu, gaya yang bekerja adalah gaya pemotongan, yang sebenarnya adalah gaya tangensial dari roda-roda puli gergaji. Gaya - gaya pemotongan ini dipengaruhi oleh : 1. Faktor alat pemotong ( daun gergaji ) : dimana sudut tajam dihubungkan langsung dengan sudut kait. Semakin besar sudut kait akan semakin sempit sudut tajam. Ini berarti mata gergaji akan semakin tajam yang mengakibatkan beban pemotongan akan semakin ringan. 2. Faktor pemakanan ( ketebalan benda kerja ): dimana hal ini erat kaitannya dengan daya yang dibutuhkan. Semakin tebal benda kerja semakin besar daya yang dibutuhkan untuk memotongnya. 3. Faktor kekerasan benda, dimana semakin keras kayu yang dipotong semakin besar pula gaya potong yang diperlukan. Untuk mendapatkan hasil pemotongan yang baik dalam arti permukaan benda kerja hasil pemotongan memenuhi syarat untuk dikatakan halus ( yaitu jarak alur bekas sayatan dibawah 1 mm ), maka daya yang digunakan harus sesuai dengan kekerasan kayu yang akan dipotong. Misalnya kayu Beech yang kekerasannya 800 kg/cm2, dengan ketebalan 40 mm dan 70 mm dari hasil perhitungan diketahui bahwa daya yang diperlukan untuk memotongnya adalah 0,62 HP dan 1,89 HP, maka idealnya motor yang disediakan berdaya 2 HP. Dari sini nampak sekali bahwa semakin semakin keras dan semakin tebal benda kerja, daya yang dibutuhkan untuk memotongnya semakin besar.Tidak cukup hanya memperhatikan kecepatan potong saja, tetapi juga kecepatan dorong dan jumlah gigi gergaji sangat perlu diperhatikan. Karena semakin banyak jumlah gigi semakin halus pula permukaan benda kerja.Diameter alat juga mempengaruhi kehalusan permukaan. Makin besar garis tengah alat, makin datar gelombang langkahnya, karena panjang gelombang tidak dapat dipendekkan begitu saja dengan menambah gigi atau mempercepat putaran.Terdapat hubungan yang sangat penting antara beberapa variabel pemotongan dimana kecepatan potong sangat dipengaruhi oleh putaran daun gergaji. Dengan kecepatan potong yang semakin tinggi berarti gaya potong akan semakin besar dan langkah pemakanan akan semakin cepat atau semakin pendek jarak langkahnya yang menghasilkan sayatan yang halus.Kata Kunci : Gaya – Gaya Pada Proses Penggergajian Kayu.ABSTRACTIONSSURAHMAN, 2002. Forces analysis of wood working process with circular saw machine. Final Task. Machine Department Technical Faculity Muhammadiyah University of Malang. Wood working with circular saw is kind of peripheral milling, that in this process happened meeting of tooth saw and wood, force was working is cutting force, it’s result of tangential force from tooth wheel saw. Some force in there depend of :1. Tool factor ( circular saw ) : that sharpness angle direct connected with hook angle. If bigger hook angle than sharpness angle will be smaller. Its mean tooth saw will be sharper and this case has effect load of sawing will be light.2. Thickness factor ( dept of cut ) : it’s has big relation with force is needed. Thickner wood force is needed to cutting so just bigger.3. Hardness factor ( wood hardness ) : if harder of wood than bigger force is needed to cutting.To get the best result of wood working soft result ( distance of ex slice lower 1 mm ), then force was used must be appropriate with thickness of wood will be cut. As example wood from Beech type with hardness 800 kg/cm2, thickness 40 mm and 70 mm. from calculations has result, force that needed to cutting 0,62 HP and 1,89 HP, than motor must be prepare 2 HP. from this case we know, more hard and thicker wood will be cut, energy is needed also bigger.Not enough if we give attention to cutting speed only, but also we must give attention to pull speed and count of tooth saw. Because, more much count of tooth saw, the result of cutting also will be softer.Diameter tool also give effect to softness of result. More big diameter tool than more flat those stride wave, because long of wave can’t make shorter by increase the count of tooth saw or make faster rolling.In there contain of must important relation between some of cutting variable, that cutting speed depend of saw web rolling. We have take conclution higher cutting speed then force cutting also will be bigger and wood working process will be faster or shorter cut distance it’s mean the result will be softer.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Mechanical Eng > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/2994

Actions (login required)

View Item View Item