PENGGUNAAN METODE SIMULASI GUNA MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA KESEHATAN DI INSTALASI RAWAT DARURAT RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG

Heriani, Dian (2002) PENGGUNAAN METODE SIMULASI GUNA MENENTUKAN JUMLAH TENAGA KERJA KESEHATAN DI INSTALASI RAWAT DARURAT RSUD Dr. SAIFUL ANWAR MALANG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Banyaknya Rumah Sakit yang seiring dengan semakin naiknya tingkat ekonomi masyarakat, maka tiap Rumah Sakit dituntut untuk terus memperbaiki dan meningkatkan system pelayanannya. Sistem pelayanan sangat signifikan dalam berkompetisi untuk memuaskan pasien. Salah satu parameter untuk menilai baik atau tidaknya suatu system pelayanan adalah waktu tunggu pasien, untuk itu perlu dilaksanakan penelitian terhadap antrian pasien. Penelitian ini mengambil sampel pada Instalasi Rawat Darurat RSUD Dr. Saiful Anwar Malang. Dimana waktu tunngu pasien pada bagian ini cukup lama, padahal pasien yang masuk harus ditangani secara cepat dan tepat, karena pasien yang masuk ke IRD harus menunggu terlalu lama akan mengakibatkan kecacatan bahkan kematian. Oleh karena itu penelitian ini ditujukan untuk menganalisis sistem pelayanan pasien, menentukan jumlah tenaga kesehatan, dan jumlah pasien maksimal yang bisa ditangani oleh Instalasi Rawat Darurat, Sehingga diperoleh waktu tunggu yang sesuai dengan tingkat aspirasi pasien. Langkah-langkah yang perlu dilakukan dibagi dalam beberapa tahap. Pertama mengolah data dengan paket program Statgraf 5.0 untuk mendapatkan distribusi waktu kedatangan pasien dan waktu pelayanan pasien. Kedua membuat model dengan menggunakan diagram aktivitas setelah melalui beberapa penyederhanaan. Ketiga setelah model dianggap sudah bisa mempresentasikan sistem nyata, maka mencoba untuk meniru perilaku system pelayanan Instalasi Rawat Darurat dengan menggunakan program Arena 3.0. input yang diperlukan meliputi jumlah tenaga kesehatan, jumlah kedatangan pasien dan waktu simulasi. Keempat elaksanakan uji validitas, kelima melaksanakan eksperimen simulasi dengan mengubah jumlah tenaga kesehatan dari 10 sampai dengan 15, jumlah pasien dengan 125, 150, 200, 250. Keenam mengambil kriteria keputusan untuk mendapatkan waktu tunggu yang diharapkan dengan menggunakan metode tingkat aspirasi. Hasil keputusan yang diperoleh adalah dengan disimulasikan dengan waktu 2100 menit maka pasien maksinal yang mampu ditangani oleh tenaga kesehatan adalah 200 pasien. Maka jumlah pasien dibawah 200, tenaga kesehatan yang mampu menangani adalah 15 orang. Jadi penambahannya berjumlah 5 tenaga kesehatan, yaitu pada 2 dokter untuk menangani pasien prioritas I, seorang perawat untuk menangani pemeriksaan pasien prioritas 2, seorang perawat untuk menangani pemeriksaan pasien prioritas 3, dan seorang dokter untuk menangani pengobatan pasien prioritas 3.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Industrial Engineering > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3030

Actions (login required)

View Item View Item