PERENCANAAN PROSES PEMBUATAN STEEL BALL MILLPADA CEMENT BALL MILL DENGAN PROSES FORGING

Prasetyo, Andik (2002) PERENCANAAN PROSES PEMBUATAN STEEL BALL MILLPADA CEMENT BALL MILL DENGAN PROSES FORGING.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Pada saat ini Indonesia sedang menggalakkan proses alih teknologi, salah satu cara adalah dengan mengembangkan produk sendiri yang teknologinya diambil dari negara maju. steel ball mill adalah perkakas penghalus pada ball mill yang berbentuk bola yang terbuat dari logam. Kualitas dari steel ball mill tergantung pada proses pebuatan yang terdiri atas : pemilihan bahan, proses pembentukan dan perlakuan panas. Tujuan dari perencanaan ini adalah untuk mendapatkan metode proses pembuatan steel ball mill dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas steel ball mill pada proses pembuatan. Pada perencanaan ini bahan yang dipilih adalah baja karbon sedang AISI 1045, proses pembentukan dengan proses close-die forging dan proses perlakuan panas dengan proses hardening dan proses tempering. Pada perencanaan ini benda kerja adalah steel ball mill dengan diameter 50 mm. Volume bahan baku yang dibutuhkan untuk membuat satu steel ball mill adalah 67800,892 mm3. Dimensi bahan baku adalah  40  53,981 mm. Massa bahan baku adalah 0,516 kg. Tahapan proses pembuatan steel ball mill meliputi : pemotongan bahan baku dimana gaya potong yang dibutuhkan adalah PZ = 538,353 kg dan M = 54696,665 kg m, proses pemanasan dimana pemanasan awal pada temperatur 650 C dan pemanasan akhir pada temperatur 1000 C, proses forging dimana gaya pembentukan yang dibutuhkan adalah FF = 73100,103 kg, proses trimming dimana gaya yang dibutuhkan adalah FTr = 1366,131 kg dan proses perlakuan panas terdiri atas hardening dimana temperatur hardening adalah 892 C penahanan temperatur selama 15 menit media pendingin air dan tempering diamana temperatur tempering adalah 206 C penahanan temperatur selama 60 menit didinginkan diudara. Kekersan benda kerja setelah proses hardening adalah 58 HRc.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Mechanical Eng > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: http://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3032

Actions (login required)

View Item View Item