PENGARUH VARIASI GRADASI BETON PECAH PASCA BAKAR SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KEKUATAN BETON DAUR ULANG(RECYCLING CONCRETE)

Triwidati, Yuli (2002) PENGARUH VARIASI GRADASI BETON PECAH PASCA BAKAR SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR TERHADAP KEKUATAN BETON DAUR ULANG(RECYCLING CONCRETE).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Agregat ialah butiran mineral alami yang berfungsi sebagai bahan pengisi dalam campuran mortar atau beton. Agregat ini kira-kira menempati sebanyak 70 % volume mortar atau beton. Walaupun hanya sebagai bahan pengisi akan tetapi agregat sangat berpengaruh terhadap sifat-sifat mortar/betonnya sehingga pemilihan agregat merupakan suatu bagian penting dalam pembuatan mortar/beton. Seperti dengan alternatif pemamfaatan pecahan beton yang terbakar sebagai agregat kasar, karena kondisi pada saat ini agregat mulai berkurang dan harganya melambung tinggi. Hal semacam ini banyak dialami oleh beberapa daerah yang kesulitan mendapatkan material untuk bangunan, karena beberapa ada daerah sumber material yang terpaksa ditutup. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kualitas bahan yang mempengaruhi kekuatan beton (yang dapat dilakukan dengan pengujian los angeles, impact dan soundnes, namun dalam penelitian ini hanya dilakukan pengujian los angelas) dan untuk mengetahui apakah variasi gradasi agregat kasar berpengaruh terhadap kekuatan beton. Dalam penelitian ini dibuat sampel benda uji silinder beton (d=15 cm;t=30 cm) untuk kuat tekan 5 buah dan modulus elastisitas 3 buah. Dari hasil penelitian kualitas bahan beton pecah pasca bakar yang digunakan dalam penelitian ini masih bisa dipakai sebagai pengganti agregat kasar dan dengan menggunakan penyimpulan secara inferensial variasi gradasi mempengaruhi nilai kuat tekan beton dan nilai modulus elastisitas meskipun untuk modulus elastisitas beton pecah pasca bakar tidak ada pengaruh variasi yang bisa disebabkan kondisi alat saat pengujian mengalami gangguan. Hasil yang didapatkan diatas, menunjukkan bahwa variasi gradasi 4 yang memiliki hasil yang paling baik sebagai berikut 1). modulus kehalusan agregat kasar = 7,7 2).kuat tekan = 243 Kg/cm2 3). modulus elastisitas = 19691 mpa.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Civil Engineering > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3047

Actions (login required)

View Item View Item