PENGARUH VARIASI BENTANG TERHADAP BENTUK DAN DIMENSI BALOK PRATEGANG

Trisasongko, Hendro and Fatoni, Ahmad (2002) PENGARUH VARIASI BENTANG TERHADAP BENTUK DAN DIMENSI BALOK PRATEGANG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Struktur balok prategang merupakan struktur beton dimana balok diusahakan tidak mengalami tegangan tarik dengan cara memberikan kabel prategang yang merupakan baja mutu tinggi dan digabungkan dengan beton mutu tinggi. Dengan cara menarik kabel prategang dan diangkurkan ke beton maka baja yang semula tertarik setelah diangkurkan ke beton tarikan tersebut akan dilimpahkan ke beton sehingga beton akan tertekan. Dengan demikian beton yang semula getas akan mampu memikul tegangan tarik sehingga lahirlah konsep bahwa pada beton prategang tidak ada tegangan tarik. Pada analisa tugas akhir ini digunakan balok prategang yang divariasikan bentangnya mulai 10m sampai 40m dengan interval 5m. Dalam analisa ini digunakan tiga penampang yang berbeda yaitu penampang persegi, I dan T dengan luas penampang yang sama dan beban luar yang konstan ( 30 KN/m ). Dalam menganalisa balok prategang ini divariasikan bentangnya dengan analisa kekuatan terhadap lentur, geser, retak dan lendutan. Analisa balok prategang ini menggunakan perhitungan secara menual untuk satu bentang. Kemudian untuk perhitungan bentang selanjutnya menggunakan bantuan Microsoft Excel agar perhitungan lebih teliti dan lebih cepat . Dari hasil analisa ini menunjukkan bahwa dengan variasi bentang antara 10m sampai 40m pada penampang yang berbeda ( persegi, I dan T ) dan dengan beban luar yang konstan ( 30 KN/m ), diketahui bahwa penampang persegi bisa digunakan sampai bentang 15m, untuk penampang I mampu sampai bentang 25m, sedangkan untuk penampang T mampu sampai bentang 35m. Untuk analisa bentang terhadap penampang diketahui bahwa penampang persegi paling kuat dalam menahan geser, untuk penampang I paling kuat terhadap retak, sedangkan penampang T paling kuat terhadap momen dan lendutan yang ada. Sehingga secara umum penampang yang paling efektif adalah penampang T.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Civil Engineering > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:37
Last Modified: 16 Nov 2016 07:37
URI: http://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3052

Actions (login required)

View Item View Item