ANALISIS PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM PENJUALAN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENJUALAN PADA PT. (Persero) CIPTA NIAGA CABANG KOTA MADIUN

Arif, Syahrul (2002) ANALISIS PENGENDALIAN INTERN TERHADAP SISTEM PENJUALAN UNTUK MENINGKATKAN EFEKTIFITAS PENJUALAN PADA PT. (Persero) CIPTA NIAGA CABANG KOTA MADIUN.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

ABSTRAKSIPenelitian ini merupakan studi kasus pada PT.(Persero) Cipta Niaga Cabang Madiun dengan judul “ Analisis Pengendalian Intern Terhadap Sistem Penjualan Untuk Meningkatkan Efektifitas ”. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagimanakah sistem pengendalian intern terhadap sistem penjualan dan upaya-upaya apa yang seharusnya dilakukan perusahaan untuk meningkatkan efektifitas penjualan pada PT.(Persero) Cipta Niaga Cabang Madiun. Alat analisis yang digunakan untuk mengetahui apakah sistem pengendalian intern sudah baik adalah dengan menganalisis struktur organisasi, sistem wewenang dan prosedur pembukuan, praktek yang sehat dan karyawan yang mutunya sesuai dengan tanggung jawab.Hasil analisis menunjukkan belum adanya pemisahan divisi pada bagian operasional yaitu; pembelian,penjualan,gudang,pemasaran dan pengiriman serta perlu penambahan divisi pada bagian operasional , yaitu: bagian penagihan. Belum adanya satuan pengawas intern yang independen untuk membantu tugas kepala cabang.Perputaran jabatan perlu dilakukan secara periodik, bukan hanya pada saat diketahui terjadinya kesalahan atau kecurangan.Peningkatan mutu karyawan perlu dilakukan dengan melakukan training lanjutan pada karyawan, baik baru maupun lama. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa sistem pengendalian intern terhadap sistem penjualan kredit di PT.(Persero) Cipta Niaga Cabang Madiun sudah baik, tetapi ada beberapa hal yang menimbulkan kelemahan, yaitu belum adanya pemisahan pada bagian operasional dan belum adanya divisi penagihan yang berdiri sendiri serta belum adanya unit satuan pengawas intern yang berhubungan secara garis horisontal terputus-putus dengan kepala cabang. Berdasarkan kesimpulan di atas, peneliti dapat mengimplikasikan sebagai berikut: sebaiknya diadakan pemecahan pada bagian operasional dan ditambah dengan divisi penagihan yang sejajar dengan divisi pemasaran, divisi pembelian, divisi gudang dan pengiriman.Penerbitan dan penagihan piutang sebaiknya dilakukan oleh divisi penagihan.Perputaran jabaran harus diadakan perusahaan secara periodik dengan memperhitungkan biaya,manfaat dan resiko untuk melakukan perputaran jabatan tersebut.Training atau pelatihan lanjutan bagi semua karyawan perlu dilakukan walaupun aktifitas kerja perusahaan tinggi.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3147

Actions (login required)

View Item View Item