ANALISIS STRATEGI BENCHMARKING KOMPETITIF FUNGSIONAL TERHADAP PENINGKATAN PELAYANAN NASABAH PADA KEPUTUSAN PENGADAAN FASILITAS ATM (ANJUNGAN TUNAI MANDIRI) DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG NGANJUK

Rubbiyanto, Tomy (2002) ANALISIS STRATEGI BENCHMARKING KOMPETITIF FUNGSIONAL TERHADAP PENINGKATAN PELAYANAN NASABAH PADA KEPUTUSAN PENGADAAN FASILITAS ATM (ANJUNGAN TUNAI MANDIRI) DI PT. BANK RAKYAT INDONESIA CABANG NGANJUK.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Nganjuk dengan judul “Analisis Pengaruh Strategi Benchmarking Kompetitif Fungsional Terhadap Peningkatan Pelayanan nasabah pada Keputusan Pengadaan ATM (Anjungan Tunai Mandiri) di PT. Bank Rakyat Indonesia Cabang Nganjuk”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi pelaksanaan strategi benchmarking pada pengadaan fasilitas ATM dan mengetahui peningkatan pelayanan setelah adanya fasilitas ATM di PT. BRI Cabang Nganjuk.Alat analisis yang digunakan untuk mengidentifikasi proses pengadaan fasilitas ATM di Bank Rakyat IndonesiaCabang Nganjuk menggunakan analisis tahoan-tahapan standar proses benchmarking yang ditetapkan oleh International Benchmarking Clearinghouse, dan untuk mengetahui peningkatan pelayanan setelah adanya fasilitas ATM menggunakan analisis antrian. Tolak ukur untuk menentukan bahwa proses pengadaan fasilitas ATM di Bank Rakyat Indonesia Cabang Nganjuk merupakan implementasi dari strategi benchmarking adalah jika sesuai dengan tahapan-tahapan standar yang ditetapkan oleh International Benchmarking Clearinghouse,sedangkan untuk menentukan peningkatan pelayanan setelah adanya fasilitas Atm adalah jika pelayanan di kasir bank lebih efektif.Hasil dari analisis tahapan standar proses benchmarking adalah (1) menentukan apa yang akan di-benchmarking, (2) Mengidentifikasi pasangan benchmarking, (3) Mendapatkan Informasi dan Analisis, (4) Implementasi. Sedangkan hasil perhitungan dengan analisis antrian untuk menentukan keefektifan di kasir adalah probabilitas nasabah dalam antrian (Po) meningkat 1%, tingkat intesitas pelayanan (P) berkurang 18%, rata-rata jumlah nasabah dalam antrian (L) berkurang 3 orang, rata-rata waktu tunggu nasabah dalam antrian (W) menjadi lebih singkat 1,8 menit.Dari hasil analisis dan tolak ukur yang digunakan, maka proses pengadaan fasilitas ATM di Bank Rakyat Indonesia Cabang Nganjuk merupakan implementasi dari strategi benchmarking kompetitif fungsional sesuai dengan tahapan standar yang ditetapkan International Benchmarking Clearinghouse, dan pengadaan fasilitas ATM berpengaruh terhadap peningkatan pelayanan nasabah meskipun relatif kecil.Berdasarkan kesimpualn diatas, penulis dapat mengimplikasikan bahwa sebaiknya pihak Bank Rakyat Indonesia Cabang Nganjuk lebih memaksimalkan fasilitas ATM dengan menempatkan di tempat yang strategis sehingga dapat dimanfaatkan oleh nasabah secara maksimal.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3320

Actions (login required)

View Item View Item