Prototipe sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan seismograf telemeteri: studi kasus seismograf telemeteri sistem LDG.

Tri Sutanto, Agus (2000) Prototipe sistem pakar untuk mendiagnosa kerusakan seismograf telemeteri: studi kasus seismograf telemeteri sistem LDG.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Keterbatasan baik jumlah maupun kemampuan teknisi seismograf yang dimiliki BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika) Departemen Perhubungan sangat mempengaruhi kontinuitas operasional seismograf yang harus beroperasi selama 24 jam. Sedangkan untuk mencetak calon teknisi menjadi seorang teknisi tidak dapat dilakukan secara cepat karena cukup banyak materi yang harus dikuasai dan ini merupakan salah satu kendala. Tetapi dengan memanfaatkan kelebihan sistem pakar, kendala tersebut dapat diatasi.Sistem pakar merupakan program komputer yang dirancang dapat menirukan kemampuan seorang pakar dibidang keahlian tertentu, sehingga pengguna program seakan-sakan berhadapan dengan seorang pakar untuk membantu mengatasi problema tertentu.Pada tesis ini dicoba dikembangkan prototipe sistem pakar untuk membantu mendiagnosa kerusakan seismograf telemetri sistem LDG (Laboratoire de Detection Geophysique) dengan tujuan dapat membantu calon teknisi untuk mengetahui permasalahan dan mendiagnosa bagian seismograf telemetri yang mengalami kerusakan.Implementasi program menggunakan perangkat lunak sistem pakar PC Plus atau Personal Consultant Plus versi 4.1 yang dikembangkan oleh Texas Instrument.Dalam mendiagnosa kerusakan seismograf telemetri sistem LDG dikelompokkan ke dalam 3 (tiga ) masalah utama yaitu masalah kertas pias, masalah sinyal dan masalah time system di mana masing-masing masalah dibagi ke dalam sub-sub masalah dengan metode struktur pohon klasifikasi permasalahan. Prototipe sistem pakar yang dikembangkan terdiri dari 1 (satu) buah Root Frame yaitu diagnosa kerusakan seismograf telemetri sistem LDG dan 4 (empat) buah Sub Frame yaitu masalah sinyal yang terdiri dari 97 parameter dan 95 tule, masalah kertas pias terdiri dari 40 parameter dan 34 rule serta masalah time system yang terdiri dari 38 parameter dan 46 rule.Penggunaan PC Plus pada sistem pakar sangat mudah untuk dikembangkan lebih lanjut maupun untuk permasalahan lainnya, karena hanya dengan menambahkan basis pengetahuan dan parameter sesuai permasalahan yang akan dibahas. Hal ini sangat penting jika akan diperluas pemanfaatan sistem pakar tersebut untuk instrumen-instrumen lainnya yang dimiliki BMG.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Engineering > Instrumentation And Control > 2000
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:34
Last Modified: 16 Nov 2016 07:34
URI: http://repository.unikom.ac.id/id/eprint/333

Actions (login required)

View Item View Item