Pengaruh kandungan material halus dan plastisitas terhadap kekuatan dan permeabilitas pada agregat pondasi atas klaas A

Augusta, Erwandy (2000) Pengaruh kandungan material halus dan plastisitas terhadap kekuatan dan permeabilitas pada agregat pondasi atas klaas A.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Jumlah dan jenis material halus (material lebih kecil dari 75 um) sangat berpengaruh terhadap kinerja dari lapis pondasi klas A mengijinkan kandungan material halus 0% sampai maksimum dari Indek Plastisitas (PI) dan Batas Cair (LL). Tesis ini menguraikan penyelidikan tentang pengaruh jenis dan kandungan material halus terhadap kekuatan dan permeabilitas pada lapisan pondasi berbutir klas A. Kandungan material halus yang diselidiki adalah 0,4,8,12 dan 16% dan material halus mempunyai nilai PI maasing-masing sebesar 0%, 9,47% dan 24,09%. Berdasarkan persyaratan Bina Marga nilai CBR rendaman minimum adalah 80% dan parameter uji yang dievaluaasi adalah Plasticity Product.Haasil pengujian menunjukkan hal-hal sebagai berikut:-Campuran dengan kandungan material halus 0% tidak memenuhi persyaratan kekuatan.- Hubungan antara CBR dan PP dan antra CBR dan LL adalah sangat tergantung pada tipe material halusnya (seperti yang diindikaasikan dengan plastisitas); hubungan antara CBR dan PI umumnya tidak tergantung dari tipe material halus.- Didalam pengontrollan kekuatan yang dibutuhkan (CBR), batas maksimum 60 dari PP dapat dipenuhi untuk campuran dengan kandungan material halus berplastisitas sedang. Tetapi jika digunakan plastisitaaas tinggi, nilai CBR nya turun dibawah 80% bila PP lebih besar dari 35.- Pada nilai LL 25%, campuran dengan material halus berplastisitas sedang dan tinggi tidak memenuhi persyaratan spesifikaasi. Persyaratan spesifikasi akan dipenuhi bila nilai LL dari campuran yang mengandung material halus berplastisitas sedang dan tinggi maasing-masing 24,5% dan 22,5%.- Persyaratan kekuatan akan dicapai oleh campuran dengan material halus berplastisitas sedang maupun tinggi pada nilai PI < 6%.- Dari data menunjukkan bahwa PI adalah parameter yang paling efektif dalam mengendalikan kekuatan campuran yang terlihat pada ketidaktergantungan pada jenis materiaal halus.Secara nyata penurunan nilai permeabilitas terjadi pada penambahan material halus sebesar 4%, selanjutnya penembahan jumlah material halus sebesar 4%, selanjutnya penambahan jumlah material halus akan menghaasilkan pengurangan nilai permeabilitas yang kurang berarti. Pada setiap kandungan material halus campuran yang mengandung material halus tidak plastis akan menyebabkan lebih permeable dibandingkan dengan campuran yang mengandung material halus plastis.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JBPTITBPP > S2-Theses > Engineering > Highway Systems And Eng. > 2000
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:34
Last Modified: 16 Nov 2016 07:34
URI: http://repository.unikom.ac.id/id/eprint/345

Actions (login required)

View Item View Item