PENGARUH BERBAGAI ORGAN TANAMAN DAN LAMA PENYULINGAN TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS MINYAK ATSIRI CENGKEH (Caryophillus aromaticus)

Zulchi Ph, Try and Nurul R, Aisni (2012) PENGARUH BERBAGAI ORGAN TANAMAN DAN LAMA PENYULINGAN TERHADAP KUANTITAS DAN KUALITAS MINYAK ATSIRI CENGKEH (Caryophillus aromaticus).

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Minyak atsiri adalah minyak mudah menguap dan diperoleh dari tanaman dengan cara penyulingan uap. Atau suatu hasil reaksi hidrolisis bahan tanaman yang mudah menguap dari kandungan senyawa esensi tanaman itu. Untuk memperoleh pengolahan minyak atsiri yang optimum dalam mendapatkan produksi minyak atsiri yang berkuantitas dan kualitas yang baik. Karena ketidak tepatan pemilihan sistem dan jenis bahan yang digunakan dapat menurunkan mutu minyak tersebut seperti rendemen rendah, mudahnya rancid (tengik) dan kemurnian minyak berubah (campuran). Dengan semakin lamanya waktu ekstraksi dapat menyebabkan pemisahan minyak dari bahan semakin tidak sempurna (Shirtleff and Aoyagi, 1984). Karena pengolahan yang tidak tepat telah menjadikan mutu minyak atsiri menjadi menyimpang dengan terjadinya reaksi oksidasi dan hidrolisis. Yang mana senyawa-senyawa oksidator dan air telah menyebabkan reaksi dengan minyak atsiri tersebut sehingga berakibat minyak akan mudah mengalami rancid dan aroma tidak sedap. Dalam proses penyulingan muadah terjadinya reaksi tersebut (Dewanti dkk, 2000) Kandungan minyak saat ekstraksi dipengaruhi oleh lamanya proses dan jenis organ tanaman dengan harapan mempunyai rendemen yang tinggi (Lawson, 1995). Menurut AAK (1981) selain bunga cengkeh, tangkai (gagang/ranting) dan daun dapat digunakan pula untuk didistilasi yang diambil minyaknya. Seperti minyak yang berasal dari bunganya mampu menghasilkan senyawa eugenol 80-95% namun bila dari daun hanya 75-85% saja. Menurut Suherdi dan Risfaheri (1992) organ bunga cengkeh yang masih muda akan menghasilkan bunga yang kering dan keriput dan kandungan eugenolnya rendah. Untuk itu perlunya pengujian kemampuan lama penyulingan terhadap masing-masing organ tanaman cengkeh di dalam melepaskan senyawa (minyak atsiri) tersebut sehingga di dapatkan produksi yang maksimal dengan kualitas yang baik. Dengan mengetahui interaksi laju penyulingan yang tepat terhadap berbagai organ tanaman dalam upaya meningkatkan hasil produksi minyak atsiri akan mempunyai nilai yang plus.Percobaan ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai organ tanaman dan lama penyulingan dalam menghasilkan minyak atsiri cengkeh yang berkuantitas dan berkualitas baik.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > Research Report > Education > Biology
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3529

Actions (login required)

View Item View Item