Terumbu Karang dan Perubahan Iklim Saling Berkaitan

G, Lily and Nababan, (2001) Terumbu Karang dan Perubahan Iklim Saling Berkaitan.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Terumbu karang yang digali dari kepulauan Pasifik yang terpencil telah membantu ilmuwan di Scripps Institution of Oceanography Universitas California San Diego, menyusun rekaman baru yang berharga mengenai keadaan iklim selama abad 20. Maka, jagalah kelestarian terumbu karang kita. Catatan yang membuat peneliti bisa menelusuri jejak keadaan permukaan laut selama periode 112 tahun, dapat berdampak bagi prakiraan iklim jangka panjang dan perkiraan sehubungan dengan pengaruh pusat tropis Pasifik pada keadaan iklim di seluruh dunia. Dengan contoh yang diambil dari atoll Pasifik kecil yang disebut Palmyra, catatan terumbu karang baru Kim Cobb dan Christopher Charles menunjukkan bahwa pola suhu siklus 12 hingga 13 tahun yang meningkat di Pasifik berkaitan dengan pola serupa di Samudera Atlantik dan India. “Beberapa dampak penting meningkat dari penemuan ini, termasuk kemungkinan bahwa penyelidikan iklim global yang cenderung berubah-ubah pada skala waktu sepuluh tahunan mencerminkan reaksi “teleconnected” untuk mengubah keadaan di pusat Samudera Pasifik tropis,” ujar Kim Cobb seperti dikutip Newswise.com. Penelitian cuaca telah mempelajari peranan Pasifik tropis dalam fenomena yang berjangkau jauh dan berkekuatan seperti El Ni—o yang menjalankan keadaan selama periode 3 hingga 7 tahun. Namun, rekaman terumbu karang yang sangat akurat dan baru ini menunjukkan bahwa ada proses yang menghubungkan lembah-lembah samudera tersebut pada skala waktu lebih panjang dari El Ni—o. "Kita tahu dari pengawasan intensif El Ni—0 bahwa lembah samudera bertindak dalam kehadiran fenomena itu saat ini. Tapi catatan ini menunjukkan adanya dugaan proses yang menganalogikan proses El Ni—o yang beroperasi pada siklus 12 hingga 13 tahunan," kata Kim Cobb. Dengan menggunakan analisa spektrometri massa, Cob mengukur perbedaan kecil dalam rasio isotop oksigen di daerah terumbu karang. Perbedaan ini membuat Cobb bisa menentukan secara persis bagaimana suhu air laut per bulan berubah karena itu menjadi catatan iklim yang rinci untuk Pasifik tropis. “Ini benar-benar catatan bermutu tertinggi dan terlama dari daerah itu, kami sekarang memiliki catatan terumbu karang terbukti benar yang diambil dari wilayah yang sangat peka.” Kini Cobb dan Charles sedang memperluas catatan iklim berbasis terumbu karang dari Palmyra selama periode 112 tahun yang ditampilkan dalam tulisan terakhir. Analisa fosil terumbu karang yang dikumpulkan di Palmyra membuat mereka bisa menelusuri fenomena berkaitan dengan iklim seperti El Nino dan decadal variability selama milenium terakhir. (lily g. nababan)

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JKPKJPLH > Perpustakaan PELANGI Indonesia > Climate Change > Magazine Articles
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3690

Actions (login required)

View Item View Item