PENGUKURAN KINERJA BERBASIS BALANCED SCORECARD PADA KESATUAN INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JATI (KIPKJ) CEPU PT PERHUTANI (PERSERO) UNIT I JAWA TENGAH

Rahmawati, Heni (2002) PENGUKURAN KINERJA BERBASIS BALANCED SCORECARD PADA KESATUAN INDUSTRI PENGOLAHAN KAYU JATI (KIPKJ) CEPU PT PERHUTANI (PERSERO) UNIT I JAWA TENGAH.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://elib.unikom.ac.id/gdl.php?mod=browse&op=rea...

Abstract

Penelitian ini merupakan studi kasus pada Kesatuan Industri Pengolahan Kayu Jati (KIPKJ) Cepu PT Perhutani Unit I Jawa Tengah dengan judul “Pengukuran Kinerja Berbasis Balanced Scorecard Pada Kesatuan Industri Pengolahan Kayu Jati (KIPKJ) Cepu PT Perhutani Unit I Jawa Tengah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat kinerja dan keberhasilan KIPKJ Cepu jika diukur dengan Balanced Scorecard. Pengukuran kinerja dilakukan untuk tahun 1998,1999, dan 2000 dengan menggunakan konsep Balanced Scorecard. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang berupa laporan keuangan, data pelanggan, jumlah pengiriman tepat waktu, jumlah komplain, jumlah produksi, jumlah barang rusak, jumlah karyawan, jam kerja dan daftar hadir. Balanced Scorecard merupakan salah satu metode pengukuran kinerja yang memperhatikan aspek keuangan dan non keuangan, yang dibagi ke dalam empat perspektif yaitu: perpektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal, dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Adapun teknik analisis yang digunakan adalah perspektif keuangan menggunakan Return on Investment, Profit Margin, dan Growth Rate in Sales. Untuk perspektif pelanggan diukur dengan empat indikator yaitu Customer Retention, Number of New Customer, On Time Delivery, dan Number of Customer Complain. Sedangkan pengukuran pada proses bisnis internal menggunakan Cycle Time, Yield Rate, dan Defect Rate. Dan untuk perspektif pembelajaran dan pertumbuhan diukur berdasarkan Employee Productivity, Employee Turn Over, Employee Training dan Absenteeism. Hasil analisis pengukuran kinerja berdasarkan Balanced Scorecard menunjukkan bahwa kinerja KIPKJ Cepu cukup baik. Hal ini ditunjukkan dengan membaiknya hasil pengukuran atas ketiga perspektif yaitu perspektif pelanggan, proses bisnis internal, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan selama tahun 1998, 1999, dan 2000. Sedangkan untuk perspektif keuangan, kinerja KIPKJ Cepu kurang baik. Sebab dari ketiga ukuran yang digunakan yaitu ROI, Profit Margin, dan Growth Rate in Sales diperoleh hasil yang cenderung menurun, hanya Profit Margin yang mengalami pertumbuhan pada tahun 2000 sebesar 3%. Berdasarkan analisis diatas diketahui bahwasanya KIPKJ Cepu belum menerapkan Balanced Scorecard untuk mengukur kinerjanya dan dari data-data yang ada memungkinkan KIPKJ Cepu untuk menerapkan Balanced Scorecard sebagai alternatif pengukuran kinerja perusahaan.

Item Type: Article
Subjects: Collections > Koleksi Perpustakaan Di Indonesia > Perpustakaan Di Indonesia > JIPTUMM > S1-Final Project > Dept. Of Accounting > 2002 > Even Semester
Divisions: Universitas Komputer Indonesia > Perpustakaan UNIKOM
Depositing User: M.Kom Taryana Suryana
Date Deposited: 16 Nov 2016 07:38
Last Modified: 16 Nov 2016 07:38
URI: https://repository.unikom.ac.id/id/eprint/3769

Actions (login required)

View Item View Item